Enam Nyawa Meninggal Dunia di Jalan

Kendaraan balap liar yang diamankan kepolisian Sat Lantas Polres Seluma.

TAIS, bengkuluekspress.com – Terhitung dari Januari hingga April ini, sedikitnya enam orang warga harus meninggal dunia (MD) di jalan setelah mengalami kecelakaan berlalu lintas dari 27 kejadian Lakalantas di jalan raya.

“Mayoritas kecelakaan berlalu lintas diawali pada pelanggaran dan mayoritas lagi yang MD adalah pada usia produktif,” tegas Kapolres Seluma, AKBP Swittanto Prasetyo SIK, melalui Kasat Lantas Iptu Jangkung Riyanto kepada wartawan.

Ditegaskan, jika saat ini kepatuhan akan rambu-rambu berlalu lintas masih cukup tinggi. Seperti terbarunya, adalah aksi balap liar di kawasan perkantoran dan rumah dinas. Sehingga pengguna jalan merasa terganggu dan di rugikan dan lebih buruknya adalah kecelakaan.

“Untuk balap liar ini sudah kita tindak dan berhasil amankan dan menilang motor pelaku pelaku balap liar dan akan di keluarkan kembali sesudah lebaran Idul Fitri,” sampainya.

Bukan itu saja, kejadian laka lantas Operasi Keselamatan Nala 2021 ini selama 14 hari Satlantas Polres Seluma mencatat sebanyak 7 kasus kecelakaan berlalu lintas dan korban meninggal dunia sebanyak 2 orang dan luka berat sebanyak empat orang dan total kerugian sampai Rp 28 juta yang di mayoritas terjadi pada pengguna motor atau roda dua.

“Pembatasan kegiatan masyarakat yang sudah mulai longgar dan kesadaran masyarakat akan kepatuhan protokol kesehatan Covid-19 rendah dan momentum puasa dimanfaatkan masyarakat untuk keluar rumah. Dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam mentaati peraturan lalu lintas. (333)