Enam Calon Sekda Kembalikan Berkas


BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pelamar jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu sudah mulai mengembalikan berkas pendaftaran ke Sekretariat BKD Provinsi Bengkulu.
Dari 8 orang yang mendaftar, 6 orang pelamar sudah mengembalikan berkas. Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah mengatakan, syarat untuk melanjutkan tahapan selanjutnya ialah minimal 5 orang pendaftar yang sudah mengembalikan berkas.

“Kalau sudah cukup 5 orang pendaftar, maka bisa dilanjutkan ketahapan berikutnya,” terang Rohidin kepada BE, kemarin (10/12).

Namun jika kurang dari 5 orang pendaftar yang sudah mengembalikan berkas, maka Panitia Seleksi (Pansel) harus melakukan perpanjangan pendaftaran. Sehingga kuota yang harus sesuai aturan bisa terpenuhi. “Ya kalau kurang tentu akan diperpanjang,” paparnya.

Berkas yang telah diserahkan tersebut akan diverifikasi oleh Pansel. Mengingat dalam aturan yang telah dibuat, tidak ada lagi perbaikan berkas yang dilakukan oleh calon pelamar. “Masih ada waktu untuk mendaftar. Kalau yang cukup syarat, silakan mendaftarkan diri. Peluang terbuka lebar karena pendaftaran sudah dibuka secara nasional,” tambah Rohidin.

Proses verifikasi berkas akan berakhir 13 Desember mendatang. Jika proses itu telah selesai, maka Pansel akan mengumumkan peserta yang melengkapi berkas. Jika lebih dari 5 orang, tim assesor akan melakukan seleksi kompetensi, penulisan hingga presentasi makalah kepada para peserta calon sekda. “Nanti akan ditentukan 3 besar calon sekda,” beber Rohidin.

Tiga besar yang akan ditentukan satu orang menjadi sekda itu, menurut Rohidin, bukan dirinya yang akan memilih. Gubernur akan menyerahkan tiga nama itu ke tim penilai dari Wakil Presiden (Wapres). Nantinya Wapres akan nenunjuk satu nama untuk menduduki jabatan Sekda secara definitif. “Jadi bukan saya yang tentukan tiga besar. Saya hanya mengirimkan saja,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Diah Irianti MSi mengatakan, 6 orang calon sekda yang mendaftar itu masih dirahasiakan. Nama-nama itu nantinya akan disampaikan kepada publik ketika telah dinyatakan lulus seleksi administrasi. “Kita masih melindungi privasi seorang pejabat. Jadi nanti saja namanya kalau sudah dinyatakan lulus verifikasi,” ungkap Diah.

Bagi Diah, jika diumumkan namun belum dinyatakan lulus seleksi administrasi, maka pejabat yang melamar akan malu lantaran tidak lulus. Sehingga pihaknya berkomitmen akan tetap menjaga nama-nama tersebut sebelum dinyatakan lulus administrasi. “Sabar ya. Nanti kita sampaikan ke publik,” pungkasnya. (151)