Empat Personel Brimob Polda Bengkulu jadi Korban Rusuh di Jakarta

–fto Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Supratman–

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Sebanyak empat personel anggota Brimob Polda Bengkulu, saat ini harus dirawat di rumah sakit di Jakarta. Lantaran menjadi korban atas kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei 2019 di Jakarta.

Keempat korban tersebut masing-masing, Aipda Chandra Palawi yang mengalami luka di tangan dan patah, Bharatu Heru yang kepalanya terkena lemparan batu, Bripka Suwiryo mengalami sesak nafas karena gas air mata, dan Brigadir Agus yang terkena lemparan batu pada bagian rahang.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol. Drs. Supratman, MH saat dikonfirmasi membenarkan mengenai kabar tersebut. Menurutnya, keempat personel Brimob tersebut, saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. “Anggota kita dari Brimob yang di BKO-kan ke sana ada yang menjadi korban dari aksi kerusuhan di jakarta itu,” jelas Kapolda Supratman.

Supratman menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya saat kejadian itu rombongan bermaksud melakukan pergeseran pasukan. Namun, dalam perjalanannya secara tiba-tiba mobil yang ditumpangi para anggota langsung dilempari para perusuh menggunakan batu.

Dalam insiden itu, banyak anggota yang berada di dalam mobil mengalami luka akibat lemparan batu dari berbagai arah. “Mudah-mudahan cepat selesailah masalah ini, kita juga prihatin. Untuk Bengkulu aman-aman saja, Insya Allah,” tambahnya.

Untuk itu, Kapolda mengimbau kepada masyarakat Bengkulu, untuk cerdas dalam memposting foto atau video ke media sosial terkait kerusuhan yang terjadi agar tidak menambah memprovokasi masyarakat ikut aksi kerusuhan pula. Hendaknya harus mengecek terlebih dahulu mana yang benar dan yang salah.

“Saya yakin masyarakat sudah cerdas mana yang hoax dan yang tidak sebelum disebarkan. Kan ada beberapa sosial media yang di take down sementara guna mencegah peredaran kabar hoax yang bisa memperkeruh suasana,” tutup Supratman. (Imn)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*