Empat Kapal Nelayan Segera Tiba

Sekretaris DPKP Kab Benteng, Gratifiono SPKP
Sekretaris DPKP Kab Benteng, Gratifiono SPKP

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Usulan kapal yang disampaikan oleh Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) tampaknya akan membuahkan hasil.
Setelah 3 (tiga) unit kapal bantuan tiba pada tahun 2017 lalu, sebanyak 4 (empat) unit kapal bantuan akan kembali disalurkan pada tahun 2018 ini.

“Dari informasi yang saya dapatkan via pesan singkat SMS dari Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, bantuan kapal akan segera tiba,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKP Kabupaten Benteng, Drs H Rachmat Rianto ST melalui Sekretaris, Gratifiono SPKP, kemarin (29/1).

Dijelaskan dia, sejauh ini, 3 unit kapal yang telah diterima oleh kelompok nelayan Kecamatan Pondok Kelapa semuanya berukuran 3GT yang hanya bisa digunakan untuk menangkap ikan di sekitaran bibir pantai. Sedangkan kapal yang akan disalurkan pada awal tahun 2018 ini memiliki wilayah dan jangkauan lebih luas, yakni lebih dari 4 mil.

“Untuk diketahui, 4 unit bantuan kapal yang akan kita terima juga memiliki ukuran yang berbeda-beda. Yakni 1 unit ukuran 10 GT dan 3 unit kapal ukuran 5 GT. Selain itu, kapal yang memiliki ukuran lebih dari 3GT bisa digunakan nelayan untuk mencari ikan dalam jumlah yang banyak. Yakni, bisa mencapai perairan Pulau Enggano ataupun wilayah lainnya,” beber Gratifiono.

Lebih lanjut Gratifiono mengungkapkan, keterlambatan penyaluran bantuan dari pemerintah pusat tentu saja bukan tanpa alasan. Selain rumitnya pembuatan kapal, proses penerbitan sertifikasi setiap kapal pun tak bisa dilakukan secara cepat.

“Sebelum disalurkan ke daerah-daerah, setiap kapal harus sudah bersertifikasi. Tanpa itu, bantuan kapal belum bisa disalurkan,” tandasnya.

Selain itu, Gratifiono menegaskan bahwa peruntukan kapal nantinya hanya akan diberikan kepada setiap kelompok yang telah terdaftar, yakni kelompok nelayan yang memang sudah mengajukan usulan permohonan bantuan kapal.

“Saat ini, ada sebanyak 20 kelompok nelayan yang sudah mengajukan proposal ke kementerian. Dari keseluruhan, 3 proposal sudah dikabulkan dan 4 diantaranya akan segera diproses. Sedangkan, sisanya masih menunggu giliran,” pungkas Gratifiono.(135)