Empat Januari, SNMPTN Dibuka

BENGKULU, BE – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mulai dibuka pada 4 Januari 2021. Pendaftaran diawali dengan pengisian Pangkalan Data Siswa Sekolah (PDSS) diawali pada 4 Januari hingga 1 februari 2021.

”PDSS merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan nilai raport siswa yang eligible mendaftar. Mengakomodasi kurikulum nasional 2006 dan Kurikulum 2013,” terang Penjabat Publikasi Informasi Dokumentasi (PPID) Universitas Bengkulu Yar Johan menuturkan pada BE Rabu (30/12).

Sekolah yang tidak menerapkan kurikulum nasional tidak diperbolehkan mendaftar PDSS. Pengisian PDSS dilakukan oleh sekolah dan kebenaran data yang diisikan menjadi tanggung jawab kepala sekolah.
Seperti diketahui, Kuota SNMPTN 2021 paling sedikit 20 %, SBMPTN 2021 paling sedikit 40 % dan seleksi mandiri paling banyak 30 %.

Persyaratan sekolah SMA/SMK/MA mendaftarkan siswanya dalam SNMPTN harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan terakreditasi. Nilai akreditasi sekolah mempengaruhi kuota yang diterima, rinciannya sekolah yang terakreditasi A berjumlah 40% terbaik di sekolahnya, bila sekolah terakreditasi B maka 25% terbaik di sekolahnya, terakreditasi C dan lainnya yaitu 5% terbaik di sekolahnya.

Akreditasi sekolah inipun harus diperhatikan sekolah/madrasah lain terlebih mereka yang reakreditasi. Jika tidak segera melakukan klarifikasi reakreditasi, maka akreditasi sekolah yang tadinya mungkin akreditasi A jika kadaluarsa dan tidak disampaikan, maka mendapatkan jatah 5 persen atau sama dengan belum terakreditasi.
Untuk kuota pasti penerimaan mahasiswa baru Unib tahun ini belum diketahui. Jika berkaca pada tahun sebelumnya sebanyak 4.195 orang untuk diterima di Sarjana (S1).

“Untuk tahun ini kuota penerimaan mahasiswa baru unib belum ditetapkan, tapi minimal sama dengan tahun lalu,” ungkapnya. (247)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*