Empat Hari Dilaporkan Hilang, Kakek 81 Ditemukan Tewas

jenazah_mayat_indah-large
Foto : IST

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Setelah dilaporkan pihak keluarga hilang sejak Sabtu (10/8/19). Setelah 4 hari, Arsat (81) warga Desa Padang Bendar, Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara (BU), ditemukam dalam kondisi tewas di Pondok Kebun Karet Desa Pagaruyung, Kecamatan Argamakmur, Bengkulu Utara, Rabu (14/8/19).

Arsat diketajui pada hari Sabtu (10/8/19), sekitar pukul 08.00, WIB, berangkat dari rumahnya ke Kota Arga Makmur, berniat belanja barang manisan. Dia menggunakan kendaran Motor Revo, mengenakan baju putih dan celana pendek.

Arsat, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas di pondok kebun karet milik Bari (55) warga Desa Pagaruyung Kecamatan Arga Makmur, kemarin, Rabu (14/8).

Ketika di konfirmasi awak media KBO Rekrim Polres BU Iptu Mukh Asnawi SAg yang berada di lokasi tempat kejadian mengatakan, berdasarkan dari laporan masyarakat, mayat ditemukan pertama kali oleh tukang sadap karet pemmilik kebun yang bersebelahan dengan kebun karet milok Bari.

Polis langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Dari hasil pemeriksaan sementara tersebut, diketahui mayat tersebut membusuk dan sudah berulat, serta mengeluarkan bau tak sedap.

“Ya, kita menemukan mayat diduga atas nama Arsat (81) yang telah hilang pada hari Sabtu (12/8) lalu, dan mayat tersebut sudah membusuk dan sudah mengeluarkan bau yang tak sedap, karena diduga tewasnya pada hari Sabtu lalu,” kata Asnawi.

Asnawi menambahkan, untuk sementara polisi belum mengetahui penyebab tewasnya korban, dan masih dalam tahap pemeriksaan dan meminta keterangan saksi saksi. “Kita belum bisa menyimpulkan, karena masih dalam tahap pemeriksaan, dan kita akan minta keterangan saksi saksi,” ungkapnya.

Bari pemilik kebun karet lokasi ditemukannya korban menuturkan, dirinya tidak mengetahui tentang adanya mayat di pondok yang berada di kebun miliknya itu, karena ia telah beberapa hari tidak ke kebun. Pada hari Senin. (12/8) lalu dirinya sempat mengulang ke kebunnya tersebut, tetapi tidak ada apa-apa. Diakui dirinya jlsempat melihat motor milik korban yang terparkir di bawah pondoknya, hanya saja ia tidak menyadari ada orang di dalam pondoknya.

“Ya Senin (12/8/19), saya melihat ada motor di bawah pondok, tetapi saya tidak menyangka ada orang di dalam pondok. Saya kira biasa ada orang menumpang parkir untuk mengambil rumput,” tukasnya. Untuk diketahui saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Derah Kota Arga Makmur, Bengkulu Utara, untuk diotopsi. (127)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*