Empat Cara ini Bisa Memperbaiki Hubungan

Bengkulujpnn.com – Saat menjalani masa pacaran atau bulan madu hubungan berpasangan terasa selalu menyenangkan.

Namun, ketika hubungan sudah berlangsung lama apalagi dengan kehadiran anak, tak sedikit pasangan yang merasakan hubungan menjadi kaku atau bahkan renggang.

Jika tanda seperti ini sudah mulai dirasakan, saatnya melakukan perubahan. Anda dan pasangan perlu mengusahakan kembali intimasi dan kesenangan dalam menjalani hubungan.

Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba, seperti dilansir laman Cheat Sheet, Senin (16/1).

1. Create couple bucket list.

Anda mungkin sudah memiliki daftar semua hal yang Anda ingin lakukan. Memperpanjang kegembiraan ini kedalam hubungan. Anda bisa membuat daftar hal-hal yang ingin Anda lakukan bersama dengan pasangan.

Misalnya Anda dan pasangan berbelanja ke pasar bersama-sama atau berkeliling dunia bersama-sama.

Apapun itu, Anda bisa berbagi mimpi terbesar dengan pasangan dan mulai mengambil langkah-langkah kecil untuk membuat menjadi kenyataan.

Dengan bekerja ke arah sesuatu bersama pasangan, semangat Anda akan terpacu.

2. Bangun antisipasi.

Jika kehidupan bercinta Anda telah mengalami penurunan, mungkin perlu beberapa bantuan untuk mengembalikan gairah tersebut.

Salah satu caranya yakni menciptakan antisipasi kecil dan memberikan bunga.

Mulailah dengan membangun minat pasangan dengan membiarkan mereka tahu Anda berencana memberikan kejutan seksi malam ini.

Merencanakan malam untuk Anda berdua, tapi jangan biarkan pasangan Anda tahu rinciannya. Mereka akan menghabiskan sepanjang hari bertanya-tanya apa kejutan apa yang tengah Anda persiapkan.

3. Reminisce/mengingat

Salah satu penelitian yang dilakukan di Appalachian State University menemukan bahwa pasangan yang tertawa bersama dan sengaja bernostalgia tentang pengalaman lucu bersama, mereka merasa lebih puas dengan hubungan mereka daripada yang tidak.

4. Memikirkan kembali cara Anda adu argumentasi dengan pasangan Anda

Jika Anda sering bertengkar dengan pasangan, maka Anda mungkin merasa seperti terjebak dalam siklus berbicara, berdebat, berteriak dan kemudian berbicara lagi.

Hal ini karena kebanyakan orang berjuang dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak mereka pikirkan saat mereka sedang emosi.

Luangkan waktu untuk melangkah mundur dan berpikir tentang apa inti dari masalah Anda berdua, kemudian membuat list daftar perubahan yang ingin Anda lakukan dan kemudian menempatkan diri dalam posisi pasangan.

Dengan mengambil momen yang tenang untuk memikirkan hal-hal dari perspektif pasangan, Anda mungkin melihat situasi permasalahan antara Anda dan pasangan dalam pandangan baru.

Gunakan persiapan pra-argumen ini untuk mengubah apa yang ingin Anda katakan dan bagaimana Anda mengatakannya sehingga bisa membuat kemajuan nyata.(fny/chi/jpnn)