Empat Balon Bupati Mukomuko Serius Minta Diusung Perindo

FOTO IST/BE – Balon bupati Mukomuko, Haidir saat fit & proper test di DPW Perindo Bengkulu, Senin (9/12).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Empat bakal calon bupati Mukomuko, Senin (9/12), mengikuti fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) sebagai bentuk keseriusan agar dapat diusung oleh Partai Perindo dalam Pilkada serentak tahun 2020 mendatang. Keempat balon bupati tersebut diantaranya Haidir SIP, Kuwatono, Hj. Yulia Susanti SH MH, dan Evi Gusniarti.

“Sebenarnya ada 6 balon bupati Mukomuko yang sudah kita undang untuk mengikuti tahapan fit and proper test, hanya saja yang hadir memenuhi undangan dan mengikuti fit and proper test tadi, baru 4 balon saja yakni Kuwatono, Yulia Susanti, Evi Gusniarti, dan Haidir. Sedangkan 2 nama lagi yakni Choirul Huda dan Sapuan tengah berada di Jakarta,” ungkap Ketua Tim Penjaringan DPW Partai Perindo Provinsi, Drs Gustianto kepada Bengkuluekspress.com, Senin (9/12).

Balon bupati Mukomuko, Kuwatono mengaku, keikutsertaannya dalam fit and proper test yang digelar Perindo, tidak lepas dorongan dari petani. “Saya ini berasal dari petani, dan para petanilah yang mendorong saya agar maju memperebutkan BD 1 N. Saya ini tidak pernah tergabung dalam organisasi, apalagi Parpol. Jadi majunya saya murni dorongan petani,” kata Kuwatono yang pernah maju sebagai Cawabup dalam Pilkada 2010.

Balon bupati lainnya, Yulia Susanti mengharapkan diusung Partai Perindo yang memiliki 3 kursi di DPRD Kabupaten Mukomuko dalam Pilbup mendatang. “Selain di Perindo, saya juga mendaftar ke sejumlah Parpol lainnya. Terkait pendamping belum saya putuskan. Majunya saya dalam Pilbup karena ingin mengabdi bagi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, balon Bupati, Haidir mengaku, sejak awal Ia memang berniat meminang Partai Perindo agar bisa menjadi salah satu Parpol pengusungnya dalam Pilbup Mukomuko tahun depan.

“Saya serius untuk maju, dan komunikasi politik dengan sejumlah Parpol intens saya lakukan. Untuk pendamping, sudah saya siapkan 1 nama. Hanya saja belum ingin saya publikasikan, tunggu saja nanti pasti kita deklarasi,” tutup Wakil Bupati Mukomuko itu. (HBN)