Elwan: 4 Dump Truk Rusak Sejak Lama

Empat unit dumtruk milik BLKHP yang terbengkalai di Desa Tasikmalaya kecamatan Curup TimurCURUP, BE –  Terbengkalai atau rusaknya 4 dump truk milik Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Kabupaten Rejang Lebong, diakui  mantan Kepala BLHKP Kabupaten RL Elwan Effendi.  Namun menurut Elwan, dump truk yang rusak dan terbengkalai itu bukan dalam masa kepemimpinannya.

“Waktu saya jadi Kepala BLHKP kendaraan itu sudah rusak, laporan staf saya saat itu armada yang rusak itu sudah tidak dipergunakan sejak tahun 2010,” tegasnya.

Untuk itu, sambung Elwan, pada masa kepemimpinnanya di BLHKP lebih banyak dicurahkan untuk memperjuangkan armada baru bantuan pemerintah pusat.  “Justru pada zaman kepemimpinan saya, banyak mobil dump truk baru untuk membantu kinerja pengangkut sampah.  Kok malah saya dituduh tidak melakukan perbaikan kendaraan yang rusak. Sebelum saya menjabat bahkan sudah ada mobil dump truk yang rusak itu,” jawabnya.

Dijelaskan Elwan, perawatan tetap dilakukan terhadap sejumlah kendaraan tersebut. “Bahkan, sebagian besar alat-alat kendaraan, seperti gardan guna perbaikan saya sendiri yang mencari dan membeli hingga ke padang. Jadi jika saya dituding menilep dana perawatan itu tidaklah benar,” tegas Elwan.

Serupa disampaikan oleh Kasi perawatan BLHKP RL, Burhan, kepada sejumlah wartawan, mengungkapkan jika sejumlah kendaraan yang ada di bengkel kerja BLHKP RL Desa Tasikmalaya, Curup Utara merupakan kendaraan yang kondisinya rusak berat. Teranyar, kendaraan rusak pada penghujung tahun anggaran 2010 lalu.

Dijelaskan Burhan, beberapa waktu lalu, pihaknya diperintahkan untuk mengumpulkan seluruh aset kendaraan angkutan sampah yang rusak milik BLHKP di bengkel kerja tersebut. Tujuannya untuk kepentingan pendataan aset semata.

“Sebelumnya kendaraan yang rusak, seperti mobil Carry yang sebelumnya berada di kantor unit BLHKP Kelurahan Air Putih Baru. Nah saat itu, karena mau di data untuk kepentingan WTP  maka kendaraan itu seluruhnya disatukan di bengkel kerja BLHKP Desa Tasikmalaya. Kendaraan itu, sudah rusak sejak tahun 2010 lalu,” ujar Burhan.

Di bagian lain, Sekretaris Daerah RL, Drs. Sudirman mengatakan, sejumlah kendaraan rusak itu memang dikumpulkan di satu tempat guna kepentingan pendataan aset milik BLHKP RL. “Benar, memang untuk kepentingan pendataan aset – aset milik SKPD, makanya dikumpulkan pada satu tempat, dan kendaraan memang suda rusak,” ujar Sekda. (999)