Elpiji 3 Kg Tembus Rp 24 Ribu

TANGERANG, 12/11 - IMPOR GAS. Seorang pekerja menyusun tabung-tabung gas tiga kilogram, di salah satu pabrik tabung gas, di Tangerang, Banten, Rabu (12/11). Pertamina akan mengimpor dua juta ton metrik gas hingga 2010 untuk memenuhi kebutuhan pasokan gas terkait dengan program konversi dari minyak tanah ke gas. FOTO ANTARA/Ismar Patrizki/ss/nz/08.KAUR SELATAN, BE– Harga gas elipiji bersubsidi kemasan 3 kilogram di tingkat eceran mengalami kenaikan. Sejak sebulan terakhir dijual dengan harga antara Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu. Padahal sebelumnya, hanya Rp 20 ribu hingga Rp 21 ribu per tabungnya.
“Gas ini naik sudah sekitar sebulan yang lalu, kami terpaksa menaikan harga gas ini karena di agen tempat kami ngambil juga naik,” ujar Wahyuni (42), salah satu penjual gas elpiji kemasan 3 kilogram di Desa Pasar Lama, Kecamatan Kaur Selatan.
Wahyuni mengatakan, saat ini bahwa harga gas elpiji 3 kg naik dari Rp 21 ribu per tabung menjadi Rp 23 ribu per tabung. Ia mengaku tidak tahu secara pasti kenaikan harga, sebab harga dari pangkalan sudah naik.  “Mungkin karena  ada informasi kenaikan harga dari pemerintah, jadi di lapangan lebih dulu harga naik,” katanya.
Kenaikan harga ini, kata dia, karena dia mendapat informasi dari pemilik pangkalan juga mengalami kenaikan sebesar Rp 1 ribu per tabung atau dari Rp 21 jadi Rp 22 ribu per tabung. Dia menambahkan bahwa harga gas elpiji 3 kg cukup bervariasi. Bahkan ada yang menjual Rp 24 ribu per tabung. “Paling tinggi saat ini orang menjual tabung itu sekitar Rp 24 ribu, dan paling rendah sekitar Rp 22 ribu,”terangnya.
Terpisah, salah satu agen resmi minyak dan gas,  Sartono (53) membenarkan  jika harga elpiji ukuran 3 kilogram mengalami kenaikan Rp 1 ribu per tabung.
“Sebenarnya sudah lama, seperti di Kabupaten lain itu sudah berjalan lama,” sampainya.
Menurutnya, kebijakan kenaikan harga gas elpiji 3 kg, bukan berasal dari Pertamina. Namun berdasarkan  pemerintah pusat. Sehingga pihak dan para penjual gas eceran turut menaikan harga gas elpiji tersebut. “Sebenarnya bukan kenaikan harga, harganya tetap dari agen dijual Rp 20 ribu per tabung. Tapi sekarang ada penambahan transport Rp 1 ribuper tabungnya,” pungkas Sartono.(618)