Ekonomi Bengkulu Tumbuh 6,61 Persen

Kepala BPS Provinsi Bengkulu Dody Herlando saat release data kemarin (5)BENGKULU, BE – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu tahun 2012 menorehkan tren yang mengembirakan. Badan Pusat Statistik Bengkulu mencatat terjadi pertumbuhan sebesar 6,61 persen. Angka ini meningkat tipis dibandingkan tahun 2011 sebesar 6,45 persen.
“Tingginya pertumbuhan ini didukung pertumbuhan yang terjadi pada semua sektor. Sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan merupakan sektor yang mengalami pertumbuhan paling tinggi,” terang Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu Dody Herlando, kemarin.

Ia menjelaskan bahwa struktur perekonomian Provinsi Bengkulu berdasarkan harga berlaku pada triwulan IV tahun 2012 masih didominasi oleh sektor pertanian, sektor perdagangan, hotel dan restoran dan sektor jasa-jasa. Peranan ketiga sektor ini juga tidak mengalami banyak perubahan dimana sektor pertanian memiliki peranan sebesar 38,13 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran memiliki peranan sebesar 19,21 persen dan sektor jasa-jasa memiliki peranan sebesar 16,49 persen.

Sementara itu untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Bengkulu Dody menjelaskan pada triwulan IV tahun 2012 mengalami pertumbuhan sebesar 0,89 persen bila dibandingkan dengan triwulan III tahun 2012 (pertumbuhan quarter to quarter).

“Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 4,07 persen; Diikuti oleh sektor bangunan sebesar 3,88 persen dan sektor listrik, gas dan air bersih sebesar 2,90 persen,” tambah Dody.

Dan jika dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2011, PDRB Provinsi Begkulu triwulan IV tahun 2012
mengalami pertumbuhan sebesar 5,99 persen (pertumbuhan year on year), dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan yang tumbuh sebesar 10,19 persen yang diikuti sektor jasa-jasa sebesar 9,30 persen serta sektor Perdagangan, hotel dan restoran dengan pertumbuhan sebesar 8,06 persen.

sementara itu Dari sisi penggunaan, pertumbuhan PDRB Provinsi Bengkulu triwulan IV tahun 2012 terhadap triwulan III tahun 2012 didorong oleh semua komponen terutama komponen yang memiliki andil pertumbuhan cukup besar yaitu komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 1,01 persen, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah yang tumbuh sebesar 4,73 persen, komponen ekspor tumbuh sebesar 2,89 persen dan diikuti komponen pembentukan modal tetap bruto yang tumbuh hingga mencapai 4,36 persen. Sedangkan komponen impor juga mengalami pertumbuhan sebesar 1,24 persen.

“Sebagian besar PDRB Provinsi Bengkulu triwulan ini masih digunakan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga yang mencapai 58,64 persen, konsumsi pemerintah 16,52 persen, pembentukan modal tetap bruto 10,98 persen dan ekspor neto sebesar 18,40 persen,” Pungkas Dody.(251)