E-KTP Dibagi Sebelum Puasa

RATU SAMBAN, BE – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu siap untuk membagikan e-KTP kepada warga yang tersebar di 10 kecamatan dalam wilayah Kota Bengkulu. Pembagian e-KTP itu akan dilakukan secara bertahap, untuk tahap pertama ini akan dilakukan sebelum bulan puasa, dan akan dibagikan secara simbolis oleh Walikota Bengkulu H Ahmad Kanedi SH MH.
Kadis Dukcapil, Jauhar SH melalui Kabid Kependudukan, M. Dani menuturkan, pengiriman e-KTP dari percetakan telah berlangsung sejak 15 Mei 2012 lalu. Semestinya kartu tahap pertama yang dikirim itu telah dilaunching langsung oleh Kemendagri Gamawan Fauzi, serentak pelantikan Plt gubernur menjadi gubernur definitif. Sayangnya pelantikan itu ditunda dan Mendagri Gamawan Fauzi batal ke Bengkulu. Bukan hanya itu, adanya kesalahan cetak pada nama Kota Bengkulu menjadi Kabupaten Bengkulu, menyebabkan ribuan e-KTP harus dikembalikan ke pusat untuk dicetak ulang. ”Hasil ralat itu telah dikirim melalui pos, pengiriman dilakukan selama 6 kali oleh pos, dan terakhir tiba kemarin pagi. Jumlah total 68.874 lembar,” kata Dani. Dani mengaku belum merinci e-KTP di masing-masing kecamatan, namun e-KTP terbanyak di Kecamatan Gading Cempaka sebanyak 10.496 lembar, maka dari itu launching e-KTP akan digelar di kecamatan induk tersebut. Launching e-KTP sekaligus penyerahan secara simbolis itu akan dilakukan oleh Walikota H Ahmad Kanedi, tepatnya kapan, masih menunggu jadwal walikota. Sistem pembagiannya pun masih dibahas, namun diprediksi akan menggunakan kartu undangan. Teknisnya pemanggilan penerima e-KTP di serahkan ke kecamatan.

Tanpa Tanda Tangan
Sementara itu, perbedaan KTP online dengan e-KTP, selain kartunya lebih tebal, pada kartu e-KTP tidak tercantum tanda tangan petugas Dukcapil seperti halnya pada KTP sebelumnya. Dan bagian belakang foto terdapat chif yang bisa dibaca dengan menggunakan alat smart card reader. ‘’Di dalam kartu e-KTP ini terdapat sebuah chip. Pada chip itu terdapat data sejumlah identitas, mulai dari nama, alamat, NIK, dan juga sidik jari, iris mata, dan bentuk wajah dari pemilik e-KTP tersebut, dan bisa dibaca dengan menggunakan alat smart card reader,” kata Dani. (247)