E-KTP, Baru 58,79 Persen

BENGKULU, BE – Pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kota Bengkulu per tanggal 13 April lalu, baru terealisasi 157. 712 atau 58,79 persen dari total wajib KTP 286.241 jiwa. Padahal pembuatan e-KTP yang ditanggung APBN ini akan berakhir 30 April mendatang. Dengan rincian Kecamatan Selebar baru terelasisasi 24.981 atau 60,29 persen, Gading Cempaka 35.198 atau 50,50 persen, Teluk Segara 12.971 atau 63,76 persen, Muara Bangkahulu 18.685 atau 61,05 persen, Kampung Melayu 14.637 atau 59,07 persen, Ratu Agung 26.818 atau 64,55 persen, Ratu Samban 13.101 atau 61, 40 persen, dan Sungai Serut 113.21 atau 61,18 persen. Kabid Pencatatan Sipil (Capil) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota, M Dani SH mengatakan, pihak RT, Kelurahan dan Kecamatan telah berupaya semaksimal mungkin mencapai target 100 persen. Bahkan ada kantor kecamatan yang tetap melayani pembuatan e-KTP pada hari Minggu. Namun kenyataannya masih jauh dari target keseluruhan penduduk wajib KTP di Kota Bengkulu. “Kami sudah bekerja maksimal, namun ini lah hasilnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyebabnya masih rendahnya realisasi e-KTP ini berasal masyarakat sendiri. Karena kebanyakan masyarakat tidak mau mengantre dalam waktu yang cukup lama. “Hal ini disebabkan masyarakat Bengkulu kebanyakan tidak memiliki waktu mengantre, karena dalam program ini massal ini bisa mengantri hingga 3-4 jam, sehingga masyarakat tidak memiliki waktu,” terangnya.

Jika sebelumnya pembuatan e-KTP harus mendapat undangan dari kecamatan, namun sekarang cukup membawa KTP yang masih berlaku dan Kartu Keluarga (KK) ke tempat pembuatan e-KTP, maka akan dilayani oleh petugas. “Ini suatu kemudahan kami berikan kepada masyarakat agar segera membuat e-KTP,” ucapnya. Dani menerangkan, setelah berakhir pembuatan secara massal (gratis) maka biaya pembuatan e-KTP akan ditanggung kepada pembuat e-KTP itu sendiri yang besarannya belum ditentukan. “Jadi mulai tanggal 1 Mei 2012 semua biaya dibebankan kepada masyarakat,” bebernya. Mengenai besaran biaya yang harus dibayar, Dani mengaku belum dapat kepastian nominalnya, mengingat hal tersebut akan diputuskan oeh DPRD Kota melalui paripurna. “Sampai sekarang belum tahu berapa biayanya, kami mengusulakan Rp 50 ribu per e-KTP tapi karena belum dibahas oleh DPRD,” katanya. Sementara itu, ia juga mengimbau agar masyarakat yang belum membuat e-KTP segera mendatangi kantor kecamatan atau tempat membuat e-KTP dengan membawa KTP dan KK jika tidak mau dikenakan biaya, mumpung masih ada waktu 5 hari lagi. “Kepada masyarakat yang belum membuat e-KTP, maka bersegeralah membuatnya,” imbaunya. (400)

Realisasi Pembuatan e-KTP Kota Bengkulu
Nama Kecamatan Jumlah Persentase (%)
Selebar 24.981 60,29
Gading Cempaka 35.198 50,50
Teluk Segara 12.971 63,76
Muara Bangkahulu 18.685 61, 05
Kampung Melayu 14.637 59,07
Ratu Agung 26.818 64,55
Ratu Samban 13.101 61, 40
Sungai Serut 113.21 61,18
Jumlah 157.712 58,79