Dzikir Nasional, Pedagang Kebanjiran Rezeki

dzikir-nasionalAcara Dzikir Nasional yang diselenggarakan Harian Republika di Masjid At-Tin, Jakarta Timur. Senin (31/12) malam menjadi sumber rezeki bagi para pedagang.  Dzikir nasional yang dihadiri ribuan jamaah itu membuat para pedagang kebanjiran pembeli. Acara ini digelar untuk menyambut datangnya Tahun Baru 2013.

Seperti yang diungkapkan oleh Ariyanti (31 tahun). Setiap tahunnya ia menjadi pedagang dadakan di sekitar Masjid At-Tin.   “Saya berjualan minuman keliling setiap tahun kalau ada acara saja. Kalau nggak ada acara sepi,” katanya ketika berjualan di masjid At-Tin dalam acara Dzikir Nasional.

Menurutnya, tahun ini jamaah dzikir nasional di masjid ini lebih ramai dari tahun sebelumnya. Sehingga ia mendapatkan lebih banyak pemasukan.

Ia mendapatkan penghasilan sekitar Rp 100 ribu per harinya. Sementara itu, ketika tidak ada acara lagi di masjid At-Tin, ia bekerja sebagai pengupas bawang di sekitar pasar induk Kramat Jati.

Dalam sehari ia dapat mengupas bawang hingga dua karung atau sekitar 16 kilogram. Sebagai pengupas bawang, dalam sehari ia hanya mendapat penghasilan Rp 16 ribu. “Nambah rezeki kalau jualan ketika ada acara di masjid At-Tin,” katanya.(**)