Duta Bahasa Bengkulu Diharapkan Selamatkan Bahasa Indonesia Dari Bahasa Asing

Para Finalis memberikan kata pembuka dan sekaligus memberikan perkenalan.
Para Finalis memberikan kata pembuka dan sekaligus memberikan perkenalan.

 

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Penjabat Walikota Bengkulu H. Budiman Ismaun S,Pd. M.Pd berpesan kepada para finalis duta bahasa Bengkulu 2018 untuk selamatkan bahasa Indonesia agar tidak hilang eksistensinya dari bahasa Asing. Karena kebanyakan anak muda zaman sekarang ini lebih dominan menggunakan bahasa Asing dalam berkomunikasi. Hal itu dikatakannya pada Malam final Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bengkulu 2018 di hotel Rafles city Bengkulu pada Sabtu malam (5/5/2018).

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu H. Budiman Ismaun S,Pd. M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Dra.Rosmayetti, MM, Dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Kepala Dispora Provinsi Bengkulu Meri Sasdi , Kepala Dispora Kota Bengkulu Herman, S.Sos  serta Kepala Kantor Bahasa Bengkulu Karyono Spd MHum dan 20 Finalis Duta Bahasa Bengkulu 2018.

Finalis Duta Bahasa Bengkulu 2018 20 besar yang sampai ke Grand Final terdiri dari 10 laki-laki dan 10 perempuan.

“Banyak bahasa kita yang tenggelam khususnya bahasa daerah. Kita optimis dengan adanya Duta Bahasa Bengkulu nantinya makin maju untuk melestarikan bahasa Indonesia dan bahasa daerah,” pungkas Penjabat Walikota Bengkulu Budiman Ismaun, S.Pd.M.Pd Kepada bengkuluekspress.com .

Budiman mengharapkan, dengan terpilihnya duta Bahasa Bengkulu 2018 nantinya, dapat membantu pemerintah untuk mengembangkan dan melestarikan bahasa nasional dan bahasa daerah agar tidak lenyap dimakan usia. Tetapi bukan kita meninggalkan untuk belajar bahasa asing kita tetap harus menguasai bahasa asing demi mengikuti kemajuan teknologi.

“Sebagai pemuda diharapkan kemahirannya dalam bebahasa. Dan dapat membina, mengawasi dan membantu badan pengembangan pembinaan bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam mengempanyekan bahasa Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua panitia penyelenggara Dendi Wijaya SPd MHum berharap kepada ke-10 pasang finalis tersebut dapat menampilkan performa terbaiknya di depan para juri.

Ia menambahkan, Grand Final Duta Bahasa Bengkulu malam ini terdapat 10 pasang Finalis Duta Bahasa Bengkulu yang telah melewatkan berbagai tahapan-tahapan penyisihan. Pada malam Grand Final malam ini  diadakan babak penyisihan dari 10 besar menjadi 5besar dan dibagi lagi pada 3 besar dan nantinya terpilihlah Duta bahasa Indonesia Bengkulu 2018.

“Terdapat 3 juri penilai pada malam final pemilihan Duta Bahasa ini. Yaitu Dra Ani Suprapti M Psi, Dr Dian Susyla, M.Pd, Karyono SPd M Hum. Dan diharapkan para peserta menampilkan performa terbaiknya malam ini sehingga dapat menilainya dengan baik,” tuturnya.

Setelah melewati berbagai tahapan dari sesi tanya jawab serta penampilan terbaik para finalis pada malam Final Pemilihan Duta Bahasa Bengkulu 2018. Maka terpilihlah Fajar Al farisi dengan perolehan nilai 2017 dan Winda Febri Lestari WR dengan perolehan nilai 2014.

“Kita berharap malam ini Bengkulu melahirkan Duta Bahasa Bengkulu yang benar-benar berkompeten dan dapat melestarikan bahasa daerah maupun bahasa Indonesia,” tutupnya. (HBN)