Duta Baca Provinsi Bengkulu Inginkan Inovasi Literasi

Foto  Hendrik Bengkulu Ekspress/ Endang Saputra, Duta Baca Provinsi Bengkulu 2018, Perwakilan Rejang Lebong.

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Endang Saputra, perwakilan duta baca asal Kabupaten Rejang Lebong, akhirnya terpilih sebagai Duta Baca Provinsi Bengkulu, 2018. Sebagai duta baca literasi dia menginginkan adanya inovasi literasi, khususnya di Bengkulu.

Endang berhasil menyingkirkan 46 kandidat lainnya pada Malam Grand Final Pemilihan Duta Baca Provinsi Bengkulu tahun 2018. Acara ini diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Bengkulu Rabu malam (29/8/18).

Ketika diwawancarai Bengkuluekspress.com, Kamis (30/08/18), Endang mengungkapkan, “Minat baca dinilai rendah jika dibandingkan dengan menonton televisi ataupun layar gadget. Untuk itu penerapan inovasi literasi menjadi penting dan bisa menarik minat baca.”

Foto : IST

Menurut Endang, salah satu tips meningkatkan minat baca dikalangan masyarakat dengan inovasi literasi.

“Bacaan tak hanya sebatas pada tulisan kertas ataupun buku. Kemajuan teknologi juga telah menciptakan literasi dalam bentuk visual layar digital,” tutur Endang.

Kegiatan literasi, kata Endang, sudah lama ia geluti. Sejak 2016, ia sudah menggagas Komunitas Muda Bekarya. Project literasinya perpustakaan di Desa Beringin lll, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong.

“Kita juga membuka lapak baca gratis setiap Minggu pagi di lapangan Setia Negara Rejang Lebong. Tak hanya itu, kedepannya dengan amanah yang saya pegang sekarang ini saya ingin membuka perpustakaan di Lapas serta pojok baca untuk menginovasi literasi,” tukasnya.

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri, salah seorang juri pada malam final duta baca menilai, minat baca bisa dibudayakan dari keluarga. Jika tiap keluarga bisa menanamkan budaya membaca sejak dini, maka membaca menjadi kebutuhan.

“Banyak sekali inovator kreatif yang muncul di belahan dunia ini, mereka tak lepas dari kebiasaan membaca,” kata Hamka.

Dirinya berharap, terpilihnya duta baca ini mampu meningkatkan jumlah komunitas membaca dan meningkatkan minat baca masyarakat. Pemerintah pun mengimbangi dengan penyediaan infrastruktur perpustakaan dan bahan bacaan.(HBN)