Dukungan Perbaikan SAHE Rejang Lebong Diverifikasi

Ist/BE
Proses Verfak dukungan perbaikan yang dilaksanakan petugas di hari pertama pelaksanaan Verfak, Senin (10/8).

CURUP, bengkulu ekspress.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rejang Lebong mulai melakukan verifikasi faktual (Verfak) dukungan perbaikan bakal calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan pasangan Drs Syamsul Efendi MM dan Hendra Wahyudiansyah SH atau SAHE.
Koordinator Divisi Tekhnis Penyelenggaraan Pemilu KPU Rejang Lebong, Visco Putra Alexander SIP MSi menjelaskan, jumlah dukungan pasangan SAHE yang mereka Verfak tersebut sebanyak 10.629 dukungan.
“Proses Verfak akan kita laksanakan selama 7 hari yaitu dimulai Senin (10/8) kemarin sampai Minggu (16/7) mendatang,” terang Visco.

Pasca diturunkan datanya pada Senin kemarin, menurut Visci Verfak langsung dilakukan disejumlah kecamatan yang ada di kabupaten Rejang Lebong. Dari Verfak dihari pertama kemarin sudah ada sebanyak 5,83 persen dukungan perbaikan sudah mereka verifikasi
Dari jumlah dukungan yang selesai diverifikasi ini diketahui sebanyak 602 dukungan MS (memenuhi syarat) dan 18 dukungan dinyatakan TMS (tidak memenuhi syarat),” tambah Visco.

Menurut Visco, dukungan yang dinyatakan TMS dari hasil Verfak yang dilaksanakan dihari pertama kemarin disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya ada beberapa orang mnerupakan penyelenggara Pemilu. Kemudian ada perangkat desa dan ada juga data warga yang sudah meninggal dunia.
Untuk yang dari penyelanggara Pemilu sendiri, dari 18 data yang dinyatakan TMS tersebut 10 orang merupakan penyelanggara Pemilu yang terdiri dari satu orang dari PPK, kemudian empat orang dari PPS dan sisanya lima orang merupakan sekretariat PPS.

Dalam kesempatan tersebut Visco juga menjelaskan dari sebelumnya dukungan yang dinyatakan lulus administrasi sebanyak 10.647 dukungan mengalami pengurangan sebanyak 18 dukungan sehingga menjadi 10.629 dukungan. Pengurangan 18 dukungan tersebut, menurut Visco setelah mereka berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Rejang Lebong ternyata dari 18 orang tersebut ada yang bukan KTP Rejang Lebong, kemudian ada juga yang sudah meninggal dunia.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*