Dukcapil Kota Bengkulu Lakukan Perekaman E-KTP di Mall

rekam wktpBENGKULU, bengkuluekspress.com – Dalam upaya percepatan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) untuk warga Kota Bengkulu, khususnya untuk kepentingan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu, yang digelar 27 Juni 2018. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu, hari ini, Senin (21/05/18), menggelar proses perekaman E-KTP secara offline di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bengkulu, yakni Mega Mall, yang terletak di kawasan KZ. Abidin

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Sudarto Widyo Seputro menuturkan, perekaman ini salah satu upaya Dukcapil meminimalisir jumlah masyarakat Kota Bengkulu, yang belum melakukan perekaman E-KTP.

“Masih cukup banyak yang belum melakukan perekaman, jadi kami lakukan jemput bola seperti ini untuk lebih mempermudah masyarakat,” ujar Sudarto.

Sudarto pun menuturkan, perekaman ini dilakukan secara offline. Kemudian data yang telah ada nanti dikirim ke Kementerian Dalam Negeri. Setelah mendapat balasan berupa data print ready record maka E-KTP masing-masing dapat langsung dicetak dan baru dibagikan ke masyarakat secara langsung.

Dikatakan Sudarto, proses ini membutuhkan waktu 2-3 hari, penyerahan E-KTP pun tidak dilakukan melalui kecamatan seperti sebelumnya, melainkan petugas nantinya mengirimkan sms (short message service) atau pesan singkat kepada masyarakat Kota Bengkulu, yang E-KTP-nya sudah selesai dicetak, dan kemudian dapat diambil sendiri di Dukcapil Kota Bengkulu.

“Hari ini hari pertama. Perekaman ini kita lakukan sampai sebelum hari libur nasional. Libur kan tanggal 9 Juni, berarti 8 Juni terakhir. Lalu mulai lagi nanti sekitar tanggal 20 Juni, setelah libur nasional habis,” terang Sudarto.

Cara perekaman E-KTP di mall ini diapresiasi masyarakat Kota Bengkulu. Masyarkat merasa terbantu dengan cara jemput bola ini. Seperti yang dikatakan Linda, warga Kecamatan Muara Bangkahulu. Ia menuturkan, sebelumnya ia telah berkali-kali menyambangi kantor Dukcapil Kota Bengkulu.

“Ya senang dengan inovasinya. Kami tidak berdesakan di Kantor Dukcapil. Saya udah bolak balik mau rekaman belum dapat di Dukcapil, kalau di Kecamatan kan alatnya rusak. Saya berharapnya ini bukan cuma merekam saja, tetapi bisa cepat dicetak E-KTP-nya itu,” pungkas Linda. (ibe)