Duh! Bayi Dibuang di Selokan

SAM_3889CURUP, BE – Masih saja ada orang tua yang tega membuang buah hatinya sendiri. Kemarin (12/12), sekitar pukul 06.30 WIB, di jalan Ahmad Marziki Kelurahan Timbul Rejo Kabupaten Rejang Lebong ditemukan sesosok bayi di dalam selokan.
Saat ditemukan, kondisi manusia tak berdosa itu sudah tak bernyawa, dengan tubuh tanpa balutan kain selembar pun. Mirisnya, tubuh bayi terapung di atas tumpukan sampah yang dalam aliran air selokan sedalam sekitar 1 meter. Posisi tubuh berbaring ke kiri dan tali pusar masih cukup panjang.

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, jenazah bayi laki-laki ini pertama kali ditemukan seorang warga yang kebetulan ingin membuang sampah ke dalam selokan tersebut. Diperkirakan, panjang bayi ini 48 cm dan berbobot sekitar 3 Kg. Mayat bayi tersebut diperkirakan baru berumur kurang lebih dari 5 jam sebelum ditemukan itu, atau sekitar pukul 02.00 WIB dinihari. Sebab, terlihat dari masih adanya tali pusar serta ari-ari yang masih segar.

Jajaran Polres Rejang Lebong yang mendapatkan informasi penemuan mayat bayi ini bergegas mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan evakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah Curup untuk di visum.

Marina (58), warga setempat mengatakan pertama kali yang melihat adanya mayat bayi tersebut adalah seorang pria yang ingin membuang sampah di selokan simpang tiga tersebut. “Waktu itu jalanan masih sangat sepi. Terus ada bapak-bapak yang berteriak kalau melihat ada bayi. Saya langsung ke luar rumah dan mendatangi lokasi. Saat ditemukan, bayinya kelihatan sudah meninggal. Tetapi, bayi itu tidak dibungkus kain atau sejenis lainnya. Di lokasi juga tidak terlihat ada benda-benda yang mencurigakan. Posisi bayi berada di atas tumpukan sampah, “ ujar Marina.

Hingga berita ini ditulis, pihak Polres Rejang Lebong masih melakukan penyelusuran terhadap identitas pelaku pembuang bayi tersebut. Diduga, bayi ini merupakan hasil hubungan di luar nikah. “Kalau setahu saya, belakangan ini tidak ada warga yang yang sedang hamil. Apalagi sedang hamil tua,” ujar Zen Fenani warga RT 4 RW 2 Kelurahan Timbul Rejo.

Di bagian lain, Hamdani Firdaus (24) warga Kelurahan Air Rambai yang berprofesi sebagai tukang ojek mengaku melihat seorang yang membuang sampah di selokan yang tidak jauh dari penemuan jasad bayi, sekitar pukul 00.45 WIB, Rabu (12/12) dini hari. Hanya saja Hamdani tidak mencurigai orang tersebut. “Biasa saja orang buang sampah, ciri-ciri orangnya tidak jelas, karena malam,” terangnya.

Dikonfirmasi, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso SH melalui Kasat Reskrim AKP Margopo SH mengatakan pihaknya saat ini telah mengambil visum dari mayat bayi tak berdosa itu. Namun untuk pemakamannya, hingga kemarin masih dikoordinasikan dengan RSUD Curup. “Kami juga sudah mengambil sidik jari yang berada di tubuh bayi. Diperkirakan, bayi ini dibuang pada dinihari tadi (kemarin) saat hujan masih deras mengguyur Kota Curup,” ujar Margopo.

Dilanjutkan Margopo, pihaknya juga masih melakukan penelusuran terhadap indentitas pelaku pembuang bayi tersebut. “Kami telah mulai mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan di sekitar wilayah penemuan mayat bayi itu,” tegas Margopo. (999)