Dugaan Penyimpangan DD di Seluma, 12 Desa Ditindaklanjuti

TAIS, bengkuluekspress.com  – Sepanjang tahun 2020 ini, Inspektorat Seluma menerima sebanyak 48 laporan tentang dugaan penyimpangan pelanggaran dana desa (DD). Laporan tersebut disampaikan ke Inspektorat Seluma. Oleh masyarakat serta meminta agar segera ditindaklanjuti. Namun dari 48 laporan masyarakat. Inspektorat tidak memproses seluruhnya. Karena ada laporan yang tidak lengkap.

Inspektur Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, SE, MSE, MA mengatakan semua laporan yang masuk tentunya diproses dan kemudian ditelaah. Kemudian setelah itu, untuk laporan yang indikasi dugaan pelanggarannya kuat. Kemudian barulah diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dari 48 laporan yang masuk, ada 12 yang sudah dilakukan pemeriksaan. Diantaranya, Desa Pagar Gasing, Kayu Elang, Tebat Sibun, serta Desa Tangga Batu. Untuk desa lainnya, kita masih menunggu APBD Perubahan,” kata Deddy kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya bahwa, saat ini sudah ada yang diserahkan kepada aparat penegak hukum (APH). Seperti DD Kayu Elang, kemudian Pagar Gasing, serta beberapa desa lainnya. Untuk yang sudah diserahkan ke APH, berarti Auditor Inspektorat Seluma menemukan adanya dugaan pelanggarannya. Sehingga harus dipertanggungjawabkan. Meskipun sebelum diserahkan ke APH. Inspektorat sudah melakukan pendekatan agar segera diselesaikan serta ditindaklanjuti untuk temuannya.

“Karena inspektorat juga melakukan upaya persuasif dengan melakukan pendekatan. Serta meminta agar ditindaklanjuti. Sama halnya seperti temuan BPK. Namun apabila tidak ditindaklanjuti, maka jelas akan diserahkan ke APH,” tegasnya.

Deddy mengatakan bahwa, laporan tersebut diterima inspektorat, baik itu lewat bupati maupun limpahan masyarakat. Yang dilaporkan ini rata-rata laporan kegiatan fisik. Namun ada juga yang berkaitan dengan seleksi perangkat desa.

“Hasil pemeriksaan ada yang dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum, tapi ada juga yang mereka tindaklanjuti langsung,” tandasnya. (jef)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*