Dua Warga Disambar Petir

UJAN MAS, BE- Nass dialami oleh 2 orang warga Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang masing-masing, Khaidir (43) dan rekannya Taufik (30). Ini setelah keduanya nyaris saja tewas setelah terkena sambaran petir pada Sabtu (26/12) kemarin. Untungnya sambaran petir yang mengenai tubuh keduanya hanya mengakibatkan luka bakar sehingga nyawa keduanya masih bisa terselamatkan.
Data terhimpun, kejadian naas yang dialami keduanya disaat tengah usai memperbaiki sebuah pondok dikebun kopi miliknya di daerah Ujan Mas. Niat keduanya memperbaiki pondok dengan ukuran bertingkat tersebut, untuk memindahkannya keposisi baru dikawasan kebun.
Malangnya, kondisi hujan deras disertai petir mengakibatkan keduanya memilih beristirahat didepan pondok kebun miliknya yang belum dipindahkan tersebut. Tiba-tiba saja terdengar suara gemuruh dan kilatan petir, keduanya lantas tersungkur ketanah dan tak sadarkan diri. “Keduanya pada waktu kejadian tengah memperbaiki dan berniat memindahkan pondok dikebun. Mungkin saja karena kondisi pondok yang dua tingkat lantas keduanya kena sambaran petir,” ujar warga sekitar Ari (30) kemarin.
Dikatakannya, saat keduanya tidak sadarkan diri akibat sambaran petir tersebut, untungnya salah seorang pihak keluarga korban datang kepondok. Dan saat itu didapatilah keduanya sudah dalam keadaan penuh luka bakar akibat sambaran petir. “Waktu kejadian untungnya ada ipar korban yang datang, kemudian memberikan pertolongan kepada para korban,” sampainya.
Disampaikannya, untuk korban Khaidir mengalami lukar bakar pada bagian paha bagian belakang serta sebagian pantatnya. Sementara korban Taufik mengalami luka bakar di kepala mulai dari atas hingga ke bagian belakang. “Untuk korban Khaidir dirawat di RSUD Curup kemudian korban Taufik dibawa ke klinik Shafira desa Pulo Geto. Sampai saat ini keduanya masih menjalani perawatan tim medis,” akunya.
Terpisah Kapolres Kepahiang AKBP Iskandar ZA SIK melalui Kapolsek Ujan Mas Iptu Darmanyah SH menyampaikan pihaknya belum menerima laporan 2 warga yang terkena sambaran petir tersebut. Diakunya memang pada saat kejadian, Kabupaten Kepahiang tengah dilanda hujan deras dengan disertai petir.
“Kami belum menerima laporan soal warga yang terkena sambaran petir tersebut, mungkin saja pihak keluarga korban tidak melapor kepada pihak kita,” sampai Kapolsek.(505)