Dua Tahun Tak Dapat Air

pelanggan_PDAM_protes_kabupaten_lebong
PROTES : Para pelanggan PDAM di Kelurahan Amen Kecamatan Amen mendatangi kantor PDAM untuk mengajukan protes karena air ke rumah mereka sejak 2 tahun terakhir tidak mengalir.

AMEN, Bengkulu Ekspress – Gara-gara hampir 2 tahun tidak kebagian air PDAM, puluhan warga yang merupakan pelanggan PDAM Tirta Tebo Emas (TTE) Kabupaten Lebong di RT 1 dan RT 2 Kelurahan Amen mendatangi kantor PDAM yang tak jauh dari kediaman warga tersebut. Mereka menyampaikan protes atas tidak mengalirnya air ke rumah mereka tersebut.
M Gunadi Mursalin SSos, perwakilan warga yakni juga anggota DPRD Lebong menyampaikan, ia bersama warga Jelurahan Amen bermaksud untuk menanyakan kejelasan mengenai tidak sampainya distribusi air ke rumah mereka tersebut.

“Hampir dua tahun, PDAM di rumah kami tidak mengalir. Nah kami ingin menanyakan apa kendala tidak sampainya distribusi air ke rumah kami yang merupakan pelanggan PDAM,” ungkap Gunadi.

Ia berharap akan adanya sousi dari pihak PDAM Tirta Tebo Emas terkait apa yang disampaikan warga, karena air merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. “Mudah-mudahan ada solusi dari pihak PDAM atas tuntutan warga ini, kita sebagai pelanggan tentunya berharap pelayanan PDAM bisa lebih baik,” kata Gunadi.

Terpisah, Kabag Distribusi PDAM TTE Lebong, Hasnul Firdaus menjelaskan, ia tidak bisa memberikan sousi saat ini, sebab Direktur PDAM saat ini masih berada di Curup. Ia masih menunggu Direktur untuk mendapatkan solusi atas tuntutan para pelanggan tersebut.

“Laporan ini tetap akan kita sampaikan ke Direktur, termasuk untuk solusinya nanti. Karena untuk kebijakan kita masih menunggu keputusan dari Direktur,” jelas Hasnul.
Ia menduga matinya aliran PDAM ke rumah pelanggan di Kelurahan Amen tersebut akibat tekanan air yang lemah sehingga air tidak sampai ke rumah pelanggan. “Kalau saya kemungkinan akan mengusulkan ntuk memanfaatkan air yang dari Semelako. Namun hal ini tentnya akan ada biaya, karena kita harus membuat jaringan baru, tapi tentnya kita tunggu saja keputusan Direktur nantiya,” kata Hasnul.(777)