Dua Syarat Belum Terpenuhi

EKO/Bengkulu Ekspress Dewan KEK Nasional saat meninjau lokasi KEK di Pelabuhaan Pulau Baai Bengkulu.
EKO/Bengkulu Ekspress Dewan KEK Nasional saat meninjau lokasi KEK di Pelabuhaan Pulau Baai Bengkulu.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Keseriusahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama PT Pelindo II Bengkulu untuk menjadikan lahan Pelabuhaan Pulau Baai menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) bakal terealisasi. Namun demikian, dari empat dokumen pokok syarat dijadikan KEK itu masih ada dua dokumen lagi yang belum lengkap.

Diantaranya dokumen master plan dan feasibility study yang belum lengkap, sementara dokumen analisis dampak lingkungan (amdal) dan dokumen tanah KEK sudah terpenuhi dengan luas 500 hektar.

Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan Sekretaris Dewan Nasional (Sekdenas) KEK, Madri Santoso mengatakan, dua syarat yang masih membutuhkan perbaikan itu memang harus dikejar. Sehinga KEK di Provinsi Bengkulu bisa diresmikan secara langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. “Dokumen ini menjadi syarat pokok, masih ada waktu perbaikannya. Kita minta segera diselesaikan,” ujar Madri kepada BE, saat meninjau lokasi KEK di lahan Pelabuhaan Pulau Baai Bengkulu, kemarin (17/4).

Dipaparkanya, setelah dokumen itu semua lengkap, maka Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah MMA akan menyerahkan secara keseluruhaan dokumen tersebut kepada Dewan KEK Nasional. Dari hasil penyerahaan itu, dewan KEK akan langsung menggelar sidang penetapan KEK di Provinsi Bengkulu. Hasil sidang itu nantinya akan diajukan pembuatan Peraturan Presiden (PP) oleh Presiden Indonesia. Namun secara prinsip saat ini, Madri mengatakan Bengkulu memang sudah layak memiliki KEK. “Masih ada waktu untuk mengejarnya. Sehingga Bengkulu bisa benar-benar memiliki KEK,” tambahnya.

Setelah ditetapkan KEK nantinya, PT Pelindo II bersama Pemprov Bengkulu harus segera mendatangkan investasi. Karena dengan dihadirkannya KEK itu, maka Bengkulu sudah dituntut mengejar pertumbuhaan ekonomi. Terget itu harus mampu dikejar dalam 5 tahun mendatang.

“Tahap sekarang bangun dulu fasilitasnya dan harus datangan investasi. Jadi hadirnya KEK itu bisa berjalan maksimal. Nanti kita akan terget 5 tahun, kalau belum juga maju kita kasih beberapa tahun lagi. Karena untuk membangun itu semua butuh waktu, tapi tetap kita terget,” ungkap Mardi.

Menurut Mardi, hadirnya KEK itu tujuannya tidak lain untuk meningkatkan investasi didaerah. Kemudian meningkatkan pertumbuhaan ekonomi nasional, menciptakan lapangan pekerjaan baru dan peningkatan ekspor impor secara nasional.

Manfaatkan KEK jelas sangat besar, jika sukses maka dipastikan daerah tersebut bakal maju secara signifikan.

“Hadirnya KEK itu harus didukung. Karena dengan KEK maka dearah bakal maju dan secara nasional akan mampu meningkatkan pertumbuhaan ekonomi nasional,” paparnya.

Sementara itu, General Manager (GM) PT Pelindo II Bengkulu, Hambar Wiyadi mengatakan, pihaknya bersama pemprov akan segera melakukan perbaikan secapatnya dua dokumen yang belum lengkap. Ditergetkan dalam beberapa minggu ini, dokumen tersebut sudah rampung dan bisa diserahkan kepada Dewan KEK Nasional. “Kita kejar dalam minggu ini, mudah-mudahan selesai,” ujar Hambar.

Tidak hanya itu, PT Pelindo II Bengkul dan Pemprov telah memaparkan secara keseluruhaan syarat-syarat yang telah ditentukan kepada pemerintah pusat. Hasilnya secara prinsip syarat tersebut telah disetujui. Sehingga Hambar menyakini, semua syarat yang belum lengkap mampu untuk diselesaikan secepatnya. “Pemaparan sudah kita lakukan semua. Jadi tinggal sedikit lagi kita selesaikan,” tuturnya.

Dengan dibangunnya KEK itu maka invesati dalam bentuk industri dan investasi lain bakal masuk ke Bengkulu. Pihaknya juga akan terus berjuang keras, untuk mempromosikan kepada calon investor. Sehingga para investor tersebut bisa datang ke Bengkulu untuk menanamkan investasinya. “Aspek industri akan kita gencarkan. Kita yakin, ekonomi Bengkulu akan bangkit,” terang Hambar.

Disisi lain, Asisten II Setdaprov Bengkulu, Hj Yuliswani SE menegaskan, pemprov akan terus mendukung dalam bentuk administrasi yang dibutuhkan oleh PT Pelindo II Bengkulu. Sehingga KEK nantinya bisa benar-benar diresmikan. “Kita akan dukung terus. Karena ini akan membuat Bengkulu jadi maju,” tandas Yulis. (151)