Dua Ruangan SDN 45 Rejang Lebong Terbakar

CURUP,bengkuluekspress.com– Kebakaran melanda dua bangunan SDN 45 Rejang Lebong yang ada di Desa Kayu Manis Kecamatan Selupu Rejang. Kebakaran terjadi, pada Senin (3/5) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
“Api membakar dua bangunan SDN 45 Rejang Lebong, bangunan yang terbakar yaitu ruang kelas V dan VI,” ungkap Kapolres Rejang Lebong, AKBP Puji Prayitno SIK MH melalui Kapolsek Curup, IPTU Samsudin SH.

Akibat kejadian tersebut, menurut Samsudin, dua bangunan tersebut hangus terbakar mulai dari bagian atap hingga isi dari dua bangunan tersebut yaitu kursi dan meja yang biasanya digunakan para pelajar untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar disekolah tersebut.
Sementara itu, terkait dengan penyebab kebakaran sendiri, menurut Kapolsek Curup, diduga kuat penyebab kebakaran yang terjadi menjelang jam makan sahur tersebut adalah karena arus pendek listrik.
“Untuk sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik, namun kita akan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebabnya apakah karena arus pendek listrik atau ada penyebab lain,” tambah Kapolsek.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong, Drs Sumardi MM mengungkapkan, pasca mendapat informasi ada kejadian kebakaran di SDN 45 Rejang Lebong, petugas pemadam kebakaran langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Total lima armada mobil yang kita kerahkan untuk melakukan pemadaman, alhamdulillah pukul 03.30 WIB, api berhasil kita padamkan atau situasi hijau,” paparnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa mapun korban luka-luka, namun menurut Sumardi, akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta. Atas kejadian tersebut, Sumardi berpesan, kepada masyarakat Rejang Lebong untuk waspada terhadap kebakaran , karena saat ini mulai masuk musim kemarau.
“Karena saat ini sudah mulai masuk musim kemarau, kami mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran,” pesan Sumardi.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*