Dua Pasangan Mesum Diamankan


CURUP, Bengkulu Ekspress– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rejang Lebong mengamankan dua pasangan yang diduga mesum di bulan suci Ramadan. Kedua pasangan tersebut diamankan dalam razia yang menyasar tempat hiburan malam dan penginapan di Kota Curup pada Jumat (17/5) malam kemarin.

Dari pantauan Bengkulu Ekspress, razia dalam rangka menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadan tersebut dimulai sekitar pukul 22.30 WIB. Tim gabungan dari Satpol PP Rejang Lebong dan pihak terkait lainnya bergerak dengan menyisir satu persatu tempat hiburan malam dan penginapan yang ada di Kota Curup.

Namun dari razia disejumlah tempat hiburan malam, petugas tidak menemukan ada hal-hal yang mencurigakan. Namun petugas hanya memberikan imbauan agar tidak membuka hiburan malam saat warga tengah melaksanakan Salat Tarawih dan harus tutup saat tengah malam.

“Selain mengingatkan batas waktu operasi, kita juga mengingatkan agar tempat hiburan malam tidak menjual minuman keras dan sejumlah kegiatan yang melanggar hukum dan norma lainnya,” sampai Kepala Satpol PP Rejang Lebong, Rachman Yuzir SE usai razia.

Sementara itu, setelah mendatangi sejumlah penginapan di Kota Curup, petugas tak menemukan hal-hal yang mencurigakan. Namun saat mendatangi salah satu penginapan yang ada di Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur, petugas menemukan dua pasangan yang diduga bukan pasangan resmi bermalam di dalam satu kamar.

Kedua pasangan yang ditemukan tersebut yaitu YH (25) warga Desa Sukarami Kecamatan Bermani Ulu Raya dengan pasangan prianya SP (39) warga Desa Apur Kecamatan Sindang Beli Ulu, keduanya ditemukan di kamar nomor 08 penginapan kelas melati tersebut.

Sedangkan satu pasang lagi yaitu Di (23) warga Kelurahan Kesambe Baru Kecamatan Curup Timur dengan pasangan prianya Wa (32) warga Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur. Setelah diamankan, kedua pasangan tersebut sempat berkilah tidak melakukan perbuatan mesum, namun mereka mengaku adalah pasangan suami istri, namun setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya diketahui keduanya pasangan tersebut bukan pasangan resmi.

Selain menemukan dua pasangan, petugas juga menekuman dua alat kontrasepsi bekas pakai di depan salah satu kamar tempat kedua pasangan tersebut ditemukan. Hanya saja mereka tak mengakui bahwa alat kontrasepsi bekas pakai tersebut milik mereka. Selain itu petugas juga menemukan tuak yang dibungkus dalam plastik dan digantungkan dimotor yang ada di kamar Di dan Wa.

Meskipun petugas menemukan pasangan yang diduga mesum, namun keduanya hanya dilakukan pembinaan saja dan diminta untuk menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi lagi perbuatan mereka, sebelum akhirnya mereka dipulangkan ke rumah masing-masing.

“Kegiatan ini akan terus kita lakukan untuk menciptakan Rejang Lebong aman dan kondusif terutama saat bulan Ramadan,” tambah Rachman Yuzir.

Sementara itu, usai melakukan razia tempat hiburan malam dan penginapan di Kota Curup, petugas juga mendatangi kawasan Pasar Atas Kota Curup yang disinyalir tempat Waria mangkal setiap malamnya. Namun petugas tidak mendapati adanya Waria, petugas hanya menemukan anak-anak yang tengah menghisap lem, namun saat mengetahui kedatangan petugas, anak-anak tersebut langsung lari.(251)