Dua Panwas Pemilu di Seluma Dipecat

TAIS, bengkuluekspress.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Seluma akhirnya memberikan sanksi pemecatan pada Panwascam dan Panwasdes. Pasalnya dari pemeriksaan yang dilakukan Bawaslu Seluma, telah terbukti adanya pertemuan antara Panwasdes dan Panwascam itu dengan Andri Simbolon, selaku anak dari calon Bupati Seluma.

“Dari pemeriksaan terhadap saksi 13 orang, telah terbukti adanya pertemuan dan sanksinya tegas, yakni pemecatan dua orang dan selebihnya diberikan sanksi terguran keras dan peringatan,” tegas Komisioner Bawaslu Seluma Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran Penyelesaian Sengketa, Suryadi MAg.

Dijelaskan, keputusan ini telah diambil dan jelas saat ini akan dituangkan dalam berita acara hasil pleno dari Bawaslu. Ke depannya, ini jelas akan menjadi atensi publik atas pertemuan yang sudah dilakukan di Desa Sido Luhur Kecamatan Sukaraja.

Ditegaskan, dari keterangan Panwascam dan Panwasdes itu, pertemuan dilakukan tanpa sengaja. Yakni, Andri Simbolon selaku anak dari calon Bupati Seluma-lah yang menghampiri mereka di Sido Luhur di kediaman Supriyanto, Panwasdes.

“Tidak ada kesengajaan melainkan mereka ini didatangi oleh Andri Simbolon selaku anak dari calon Bupati Seluma bersamaan pula mereka tengah standby di rumah Panwasdes,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk mekanisme pergantian mereka, jelas akan dilihat urutan rangking. Sehingga yang layak jelas mereka yang berada di bawah mereka yang digantikan ini. Namun terlebih dahulu secepatnya akan kita terbitkan SK pemberhentian terlebih dahulu.

“Untuk nama jelas saya belum bisa sampaikan. Karena masih fokus di lokasi Seluma Utara. Khawatir akan salah ejaan dan penyebutan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pertemuan antara Panwas dengan anak calon Bupati diketahui berdasarkan rekaman suara. Dalam pertemuan tersebut. Oknum juga mencatut nama anggota Bawaslu Suryadi, yang ia sebut sebagai sekretaris pengurus organisasi keagamaan di Kabupaten Seluma. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*