Dua Orang Terindikasi Covid-19 Diambil Swab

Foto IST/ BE – Kabid Pelayanan Dinkes Provinsi Bengkulu Edriwan Mansur dan didampingi jubir Covid-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan saat update data kasus perkembangan Covid-19 di Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dua warga Provinsi Bengkulu yang terindikasi corona virus atau Covid-19 berdasarkan hasil uji cepat atau rapid test, Kamis (16/4) dilakukan pengambilan spesimen atau Swab dahak untuk di uji di BBLK Palembang. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu H. Herwan Antoni, SKM,M.Kes melalui Kabid Pelayanan Dinkes Provinsi Bengkulu Edriwan Mansur dan didampingi jubir Covid-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan saat update data kasus perkembangan Covid-19 di Bengkulu.

Kepala Bidang Pelayanan Dinkes provinsi Bengkulu Edriwan Mansyur mengatakan, terkait dengan ada nya satu keluarga warga Kebun Beler kota Bengkulu melalui Dinkes Kota Bengkulu sudah melakukan pengambilan dara untuk uji rapid test. Berdasarkan rapid test tersebut, ada satu orang yang hasilnya reaktif atau terindikasi covid-19

“Untuk satu keluarga di Kota Bengkulu sudah kita ambil spesimen yang terindikasi covid-19 untuk dikirim ke BBLK Palembang. Lalu mereka kita mintak isolasi mandiri di rumah karena tanpa ada gejala klinis atau OTG (Orang Tanpa Gejala),” jelas Edriwan.

Kemudian, tim gugus Covid-19, juga melakukan pengambilan spesimen terhadap salah satu warga Kepahiang yang berdasarkan hasil rapid test, Rabu (15/4) menunjukan terindikasi covid-19 untuk diujikan ke Lab Palembang.

” Untuk Swab kedua terindikasi Covid-19 sudah kita lakukan dan langsung dikirim ke BBLK Palembang,” ujarnya.

Ditambahkan Edriwan, warga setempat diminta tidak panik, akan kasus pasien yang menjalani isolasi mandiri dirumah.

Utuk saat ini perkembangan kasus Covid-19 di Bengkulu ada penambahan kasus baru dengan status (ODP) 4 orang, dengan rincian 1 orang di Mukomuko dan lagi 1 Bengkulu Selatan, 2 lain di Kepahiang termasuk yang reaktif. Kamis, (16/4). Untuk kasus PDP tidak ada penambahan, sedangkan PDP selesai pengawasan berjumlah 2 orang.(HBN)