Dua Napi Adu Jotos, Satu Kritis

korban dibawa ke RSUD Arga MakmurARGA MAKMUR, BE – Pagi kemarin (27/6) Hasnul (44) napi pemerkosaan dan pembunuhan yang juga mantan guru ngaji warga kabupaten Bengkulu Tengah ditemukan dalam keadaan tergantung bunuh diri.

Kemarin pagi sekitar pukul 10.00 WIB keributan kembali terjadi di Lapas Arga Makmur itu, antara dua napi.  Kedua napi tersebut Asnawi (50) yang dijerat hukuman 9 tahun penjara atas kasus perlindungan anak yang menimpa dirinya dan Apter Zenil (28) yang juga divonis 9 tahun penjara karena tersandung kasus pembunuhan.

Keduanya merupakan resmi tahanan lapas Arga Makmur sejak tahun 201 lalu atau tiga tahun silam. Keduanya diketahui sedang adu jotos saat dalam suasana persiapan shalat jumat dan sedang melakukan kegiatan rutin biasanya sembari beristirahat diluar ruangan. Tiba-tiba keduanya berkelahi, dimana pelaku  Apter Zenil memukul muka lelaki paruh baya itu (Asnawi) hingga terjatuh yang mengena pada bagian korban hingga mengalami luka robek dan korban pun kritis, sehingga dibawa ke ruang IGD RSUD Arga Makmur untuk mendapatkan pertolongan medis.

Pelaku langsung diamankan diruangannya di blok B ruang Bougenvil. Muslim SH selaku Plh. Ka lapas Arga Makmur membenarkan adanya pertengkaran diantara keduanya, yang diduga salah paham sehingga pelaku merasa tidak senang dan langsung memukul muka korban hingga hidung korban robek. “Ya ini kesalah pahaman saja, karena tiba-tiba saja pelaku memukul muka korban yang tidak senang dengan korban, mereka ini satu blok tapi tidak satu ruangan, mungkin ada dendam lama yang tak terbalaskan, akhirnya adu jotos, tetap kita proses,” ujar Muslim.

Sementara untuk sanksi keduanya, dikatakan Muslim dari pihak lapas sendiri tentunya ada sanksi yang diberikan, namun tetap dengan kebijakan ka lapas dan sesuai pelanggaran yang dilakukan. (117)