Dua Lolos, 6 Gugur

IST/Bengkulu Ekspress LOLOS : Dua pelajar SMAN 1 Benteng berhasil menjadi Paskibraka Provinsi Bengkulu.
IST/Bengkulu Ekspress LOLOS : Dua pelajar SMAN 1 Benteng berhasil menjadi Paskibraka Provinsi Bengkulu.

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Kerja keras pelajar di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengikuti seleksi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Bengkulu akhirnya membuahkan hasil.

Dari 8 pelajar yang dikirimkan, 2 diantaranya berhasil mewakili Kabupaten Benteng menjadi Paskibraka yang akan mengibarkan sang saka merah putih tingkat Provinsi Bengkulu saat upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) RI tanggal 17 Agustus 2017 mendatang.

Keduanya adalah Michel dan Afrisa Amar Safitri yang berasal dari Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Kabupaten Benteng yang berlokasi di Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat.

“Dari 8 pelajar yang kita kirimkan, Alhamdulillah 2 (dua) orang diantaranya berhasil menjadi paskibraka Provinsi Bengkulu tahun 2017 ini. Hal itu tentu merupakan hasil seleksi tingkat Provinsi Bengkulu yang dilakukan pada tanggal 8-9 Mei 2017 lalu,” ungkap Kasi Pengembangan Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Benteng, Debby Agust Jointo SPd.

Meskipun tidak berhasil mencapai target untuk mewakili Provinsi Bengkulu ke tingkat nasional, Debby mengaku bahwa pihaknya akan berupaya keras agar bisa mencapai tujuan pada tahun berikutnya.

“Berbagai upaya telah kita lakukan, baik itu berupa pembinaan dan pembekalan. Sebab itulah, ditahun 2018 mendatangi kita menargetkan agar Paskibraka asal Kabupaten Benteng bisa maju ke kancah nasional,” imbuhnya.

Selain itu, Debby mengungkapkan, sesuai dengan pagu anggaran yang telah disiapkan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), dalam seleksiĀ  tahun 2017 ini pihaknya hanya akan mengambil sebanyak 40 orang atau 20 pasang untuk mengibarkan bedera merah putih saat peringatan HUT RI nanti.

“Pada tahun ini, kita akan mengambil Paskibraka sebanyak 40 orang sesuai perengkingan hasil seleksi,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, lanjut Debby, pihaknya berencana untuk memberikan reward berupa studi tour (jalan-jalan) ke Pulau Bali minimal selama 1 minggu.

Hanya saja, kegiatan study tour belum bisa dipastikan pelaksanaanya lantaran masih mengunggu pagu anggaran yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan tahun 2017.

“Untuk kegiatan study tour, anggaran akan kita usulkan dalam APBD-P tahun 2017 ini. Sebab itulah, kita harap Pemerintah Daerah (Pemda) dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Benteng bisa memberikan persetujuan,” tutup Debby.(135)