2 Pejabat Eselon II Bertukar Tempat

YouTube video

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Dua pejabat eselon II di Lingkup Pemerintah kabupaten (Pemkab) Lebong, bertukar jabatan yakni Inspektur Inspektorat dengan kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), serta 108 pejabat eselon III dan IV serta 32 guru dirotasi.

Inspektur Inspektorat yang sebelumnya dijabat Tina Herlina MM menjadi Kepala DInas Ketahanan Pangan (DKP) yang sebelumnya dijabat oleh Jauhari Chandara SP yang menggantikan posisi Tina Herlina MM.

Rotasi atau mutasi untuk eselon II, III dan IV sesuai dengan surat keputusan Bupati Lebong H Rosjonsyah Sip Msi nomor : 821/01/BKPSDM-B1/2019 dan 821/02/BKPSDM-B1/2019 tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian penugasan guru sebagai kepala sekolah dan satuan pendidikan non formal sejenis dan tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian jabatan pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, pengawas dan pelaksana dilingkungan Pemkab Lebong.

Adapun 110 pejabat yang dirotasi yaitu dua jabatan eselon II, 22 jabatan eselon III dan 51 jabatan eselon IV ditambah 3 fungsional serta 32 guru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat yang mana ada 23 kepala sekolah yang diganti.

Pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap 110 pejabat dan 32 guru di wilayah Pemkab Lebong, langsung dipimpin oleh bupati Lebong H Rosjonsyah Sip MSi yang dilaksankan di aula Dayang Reginang Desa Teluk Dien Kecamatan Rimbo Pengadang, kemarin (21/01).

Bupati Lebong H Rosjonsyah Sip Msi, pelantikan sendiri merupakan sesuatu yang wajar dan biasa. Dimana rotasi sendiri merupakan upaya dari Pemkab Lebong untuk memberikan kesempatan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengembangkan apa yang menjadi keahlian mereka selama ini.
“Jika tidak dilakukan rotasi, kita kahwatirkan para ASN tidak bisa berkembang dan tidak bisa menyalurkan apa yang dimiliki selama ini untuk Lebong,” jelasnya, kemarin (21/01).

Untuk itulah, dirinya meminta kepada seluruh ASN yang mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, nantinya dapat berinofasi dan berkarya yang bermanfaat bagi masyarakat. Sehingag nantinya bisa terlihat kinerja mereka. “Jadi pada jabatan yang dijabat bukan hanya bekerja menjalankan program rutin saja, namun harus mampu berinofasi di segala p,” sampainya.

Selain mampu berinofasi, kepada para pemimpin yang baru dilantik Bupati juga memerintahkan agar mereka mau memberikan data secara transparan, sehingga apa yang telah dikerjakan selama ini di Kabupaten Lebong bisa dipantau dan dikontrol oleh pemerintah pusat. “Nanti saya akan berikan edaran agar pejabat yang baru dilantik untuk bisa menyampaikan inofasi-inofasinya, jika tidak ada akan saya mutasi,” perintahnya.

Dengan dilakukannya rotasi atau mutasi di lingkup Pemkab Lebong, ada beberapa jabatan yang saat ini tidak diisi seperti kepala seksi lahan dan irigasi bidang prasarana dan Prasarana juga Kepa Bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Perikanan serta masih ada jabatan yang lainnya. Menyikapi hal tersebut, Bupati mengatakan bahwa nanti akan dilakukan evaluasi kembali, apalagi saat ini Pegawai negeri Sipil (PNS) di Lingkup Pemkab Lebong masih mengalami kekurangan. Akan tetapi kedepan jika ada jabatan yang bisa diisi maka akan diisi kembali.

“Untuk rencana kapan pengisian kita belum mengetahuinya,” ucapnya Dari total 32 guru yang mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah terdiri dari 15 Kepala Sekolah dilantik ulang sesuai nomenklatur SMP terbaru, ada juga 8 Kepsek yang jabatannya digantikan oleh guru, sementara mereka dikembalikan dari Kepsek menjadi Guru.

Adapun 8 Kepsek yang menjadi guru yaitu Jumari SPd yang sebelumnya Kepala SMPN 2 Lebong Utara dilantik menjadi guru SMPN 6 Lebong, Martono Haryadi SPd yang sebelumnya menjabat Kepala SMPN 1 Plabai menjadi guru SMPN 13. Selanjutnya Mahmudin SPd yang sebelumnya menjabat Kepala SMPN 2 Plabai dilantik sebagai guru di SMPN 14 Lebong. Kemudian Sugeng Sukarno yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Uram Jaya dilantik sebagai guru di SMPN 1 Lebong.

Selanjutnya Abdul Hamid SPd yang sebelumnya menjabat Kepala SMPN 2 Bingin Kuning dilantik sebagai guru SMPN 519 Lebong, Rakhmat Kholiki MPd yang sebelumnya duduk sebagai Kepala SMPN 2 Lebong Sakti dilantik menjadi guru SMPN 5 Lebong. Kemudian Erlan Efendi MPd yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Rimbo Pengadang menjadi guru di SMPN 4 Lebong dan Dadang Suroso SE Kepala SMPN Topos dilantik menjadi guru di SMPN SMPN 17 Lebong .

Menyikapi hal tersebut, Bupati mengatakan bahwa hal tersebut juga sesuatu yang biasa dilakukan. Ditambah lagi rata-rata kepala sekolah yang diganti telah lama menjabat seperti Kepala sekolah SMPN 5 yang telah menjabat selama 8 tahunan. “Kita berikan kepada guru lain untuk menjabat Kepsek, untuk terus berupaya meningkatkan kualitas sekolah yang mereka pimpin,” sampainya. Untuk itulah, bupati berpesan kepada kepsek yang diganti untuk tidak berkecil hati. Karena kesempatan itu harus diberikan kepada siapapun yang memang berkompeten dan diyakini dapat membawa sekolah menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Untuk itulah saya meminta kepada seluruh kepsek yang baru untuk mampu berinovasi, memberikan gagasan-gagasan yang postifif dan mendidik,” tuturnya.(614)