Dua Guru Digasak Jambret

DIPERIKSA Nampak Dua guru korban penjabretan kemarin melapor ke Mapolres Kaur (ROFI BE)BINTUHAN, BE- Masyarakat harus mulai waspada dengan aksi tindak kriminalitas yang marak saat ini. Lokasi Perkantoran Padang Kempas menjadai target pelaku. Seperti dialami Elmi Susanti (28) dan Hardaniati (48) yang merupakan guru SDN 3 Tetap, menjadi korban jambret di halaman Kantor Dispenbud Kaur.

Tas yang diletakan setang motor berhasil dijambret langsung dibawa kabur. Akibat jambret tersebut korban Elmi Susanti mengalami kerugian Rp 2 juta serta celana anaknya yang masih balita, sedangkan korban Hardaniati mengalami kerugian Rp 250 ribu, KTP, dan surat-surat berharga. Dengan kejadian tersebut korban langsung melaporkan ke Mapolres Kaur. Akibatnya mengalami kerugian  Rp 2,2 juta dan barang berharga lainnya. Dua korban itu melaporkan  ke Mapolres Kaur.

Kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB (6/3) saat itu korban masuk halaman Kantor Dispenbud Kaur, sedang memarkirkan kendaraanya di samping teras parkiran mobil dinas. Saat itu Tas korban masih berada motor, dia  masuk kekantor Dispenbud untuk mencari kepala Dinas, namun kepala dinas tidak berada di kantor. Kemudian korban keluar kantor sambil menunggu kadis tiba.

Sambil duduk-duduk di lokasi parkiran, denagn kondisi tas masih berada motor. Setelah itu tiba-tiba datang pelaku dengan menggunakan helm menggunakan motor, juga menanyakan kepala dinas. Setelah itu pelaku menipu dengan mengalihkan pandangan korban, “Yuk lihat diatas ada warna merah besar” korban pun melihat diatas, namun secara tiba-tiba pelaku langsung membawa kabur tas yang ada digantungkan disetang motor korban.

Melihat kejadian tersebut korban pun berteriak maling. Namun pelaku berhasil kabur meninggalkan lokasi tersebut
Kapolres Kaur AKBP Andi Kirnanda SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Lumban Raja membenarkan kejadian tersebut, saat ini pihaknya tengah melakukan penyidikan. Hasil pemeriksaan korban ciri pelaku sudah diketahui, namun saat ini pihaknya akan segera melakukan identifikasi.

Disisi lain, Sekretaris Dispenbud Kaur KH Sidarmin Tetap MPd menghimbau kepada guru dan juga Staf Dinas untuk berhati hati, jika saat ini sudah marak aksi pencurian, dengan kejadian kemarin maka pihaknya mengaharpkan guru dan staf dinas untuk waspada.
“Kita minta semuanya harus waspada, karena aksi pelaku pencurian jika sudah terjadi maka biasanya akan terjadi kembali. Makanya perlu keaspadaan terutama bagi guru dan staf dinas saat mengambil dana,” jelasnya.(823)