Dua Aset Terbengkalai

kabupaten lebong
TERBENGKALAI : Dua bangunan yakni heller dan pasar kecamatan di Kelurahan Embong Panjang saat ini terbengkalai diduga tidak difungsikan dengan baik.

LEBONG TENGAH,Bengkulu Ekspress – Dua aset berupa bangunan milik Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan Kabupaten Lebong di Kelurahan Embong Panjang, Kecamatan Lebong Tengah terbengkalai. Bangunan itu 1 unit gedung yang dibangun sekitar tahun 2009 berupa heller dan gudang serta 1 unit pasar Kecamatan yang dibanguan pada tahun 2013.

”Mirisnya, akibat tidak dimanafaatkan kedua bangunan tersebut mengalami kerusakan. Bahkan gudang heller kondisi bangunannya mengalami rusak parah serta peralatan hancur dan berserakan di lantai,” ujar Anggota DPRD yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) Widuri Vivi Silviana kepada Bengkulu Ekspress kemarin (17/1).

Menurut Vivi, anggaran yang digunakan untuk membangun pasar dan heller tersebut tentunya bukan sedikit, tetapi setelah dibangun malah dibiarkan saja. Ini tentunya merugikan daerah dan masyarakat.

”Makanya kita sering mengingatkan dinas terkait jangan hanya bisa membangun tetapi harus bisa memanfaatkannya,” ucap Vivi.

Dijelaskannya, khusus untuk peralatan yang ada didalam gedung heller di Kelurahan Embong Panjang lebih baik dijual daripada mengalami kerusakan dan tidak bisa dimanfaatkan. Terlebih tahun ini Kabupaten Lebong mengalami penurunan anggaran dan pendapatan asli daerah (PAD). Jadi daripada peralatan yang ada di dalam heller tersebut rusak atau hilang, lebih baik di jual saja. Kalau tidak bisa dijual utuh ditimbang saja seperti besi tua hasilnya masukkan ke kas daerah untuk menambah PAD,” sindir Vivi.

Terkait bangunan pasar yang ada di lokasi sama yang juga terbengkalai, Vivi menambahkan, Perindag harus bisa memberdayakan. Karena kondisi bangunan saat ini masih kokoh. Hanya saja bangunannya sudah dipenuhi semak belukar dan menjadi kandang kambing.

“Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan. Kiosnya saya lihat cukup banyak yakni 40 unit dan 7 unit untuk kios ikan. Nah agar bangunan itu bermanfaat ajaklah pedagang berjulan di pasar tersebut dari pada mereka berdagang dipinggir jalan. Artinya harus ada pendekatan kepada pedagang sehingga mereka masuk ke lokasi pasar,” pungkas Vivi.

Sayangnya Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Drs A Ghozali belum berhasil dikonfirmasi terkait terbengkalainya dua aset tersebut. (777)