Dua ABG di Bengkulu Luka Berat

RIZKY/BE
Hendri Gunawan salah satu korban kecelakaan mengeluh sakit di bagian dada dan pinggang.

BENGKULU, BE – Dua orang remaja, Hendri Gunawan (12) dan Rafi (12), warga Kelurahan Sumber Jaya, RT 16, Kecamatan Kampung Melayu, menderita luka berat. Setelah mengalami kecelakaan di sekitaran Simpang Kandis, Senin (5/10) sore. Sepeda motor yang dikendarai Hendri berboncengan dengan Rafi dihantam mobil jenis minibus, yang hendak berbelok setelah berhenti.

Dua orang remaja tersebut langsung terpental dari sepeda motor dan menghantam aspal. Keduanya langsung dibawa ke RSUD M Yunus guna mendapatkan perawatan medis. Sementara sopir minibus yang belum diketahui identitasnya turut membawa dua orang korban kecelakaan tersebut.

Dari pengakuan korban Hendri, dia hanya dibonceng oleh Rafi menggunakan sepeda motor jenis matik dari arah eks lokalisasi Pulau Baai menuju Simpang Kandis. Keduanya tidak menggunakan helm. Diduga Rafi membawa motor mengebut. Entah kenapa tiba-tiba dari arah belakang mobil menabrak mereka.

“Iyo Om, ambo dibonceng, dio kencang bawa motor,” ujar Rafi yang mengeluhkan sakit dibagian dada dan bagian tulang belakang.

Kakak Rafi, Buyung (28) menceritakan, jika kecelakaan tersebut, terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat tahu orang ramai di Simpang Kandis, Buyung melihat adiknya sudah tergeletak di badan jalan bersama dengan Hendri. Warga yang menolong dua orang bocah tersebut panik, karena kedua korban pingsan setelah kecelakaan dengan luka cukup parah. Terutama Hendri yang menderita luka parah d ibagian kepala dan bagian muka.

“Aku dak pulo lihat, yang jelas orang duo tu dari arah Lokalisasi ke Simpang Kandis,” ujar Buyung.

Unit Laka Lantas Polres Bengkulu, mendatangi lokasi kecelakaan pada Selasa (6/10) siang. Saat kejadian tidak ada warga yang melaporkan kasus kecelakaan tersebut. Dua orang korban kecelakaan dilakukan pendataan, saat ini polisi masih mencari data sopir minibus yang diduga menabrak dua orang korban tersebut. (167)

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*