Drawing Europa League, Lawan Berat Wakil Inggris

Liverpool v Stoke City.NYON – Liverpool dan Tottenham Hotspur mendapat lawan berat pada babak 32 besar Europa League. Sesuai drawing yang dilaksanakan di markas UEFA, Nyon, tadi malam WIB, Liverpool bertarung melawan Zenit St Petersburg dan Tottenham versus Olympique Lyon.

Sedangkan dua klub Inggris lainnya, yakni Chelsea dan Newcastle United mendapat lawan relative ringan. Newcastle akan menghadapi Metalist Kharkiv (Ukraina) dan Chelsea menghadapi Sparta Praha (Republik Ceko).

“Ini drawing yang berat dan ini kali pertama setelah sembilan tahun mereka (Lyon) tidak bertarung di Liga Champions. Kami bisa tanyakan kepada Hugo Lloris (kiper Tottenham) tentang tim lawan dan dia pasti akan senang,” kata Darren Eales, sekretaris Tottenham, kepada Sky Sport.

Lloris sebelum bergabung ke Tottenham awal musim ini merupakan kiper andalan Lyon. “Dia (Lloris) akan senang karena bertemu dengan mantan rekan satu tim. Dia juga akan bertanding di stadion lamanya,” ujar Eales.

Lebih berat lagi bagi Tottenham karena bila mampu melewati Lyon, maka pada babak 16 besar mereka berpotensi bersua Inter Milan yang melawan CFR Cluj pada babak 32 besar. “Bila kami lolos ada Inter di depan sana. Kami masih ingat dengan hat-trick Gareth Bale dua tahun lalu melawan mereka. Tetapi, sekarang kami pikirkan dulu cara melewati Lyon,” jelasnya.

Eales menyakini, dengan Andrea Villas Boas yang pernah menjuarai Europa League 2010-2011 lalu bersama FC Porto, mereka yakni dapat berprestasi. “Dia punya pengalaman bersama Porto. Saya yakin dia bisa membawa kami ke final,” katanya.

Sementara itu, Liverpool akan bertarung melawan Zenit. Klub Rusia yang baru saja bikin heboh karena penolakan fansnya akan pemain kulit hitam dan gay itu tidak akan mudah dihadapi. Bila lolos dari Zenit, mereka akan menghadapi pemenang antara Basel versus Dnipro.

Newcastle akan menghadapi Metalist Kharkiv. “Kami tidak tahu banyak tentang kekuatan mereka. Yang saya tahu, kami akan melakoni perjalanan jauh. Mereka adalah juara grup, jadi bukanlah lawan yang muda,” kata Alan Pardew, manajer Newcastle. (ham)