DPT Kaur Berkurang 1.659 Orang

RAPATKPU Kaur saat mengelar rapat pleno penyusunan DPT Tingkat Kabupaten Kaur Pemilu tahun 2019, di GSG Pemda Kaur, Senin (208 (1)
IRUL/Bengkulu Ekspress
RAPAT: KPU Kaur saat menggelar rapat pleno penyusunan DPT Tingkat Kabupaten Kaur untuk Pemilu tahun 2019, di GSG Pemda Kaur, Senin (20/8).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kaur telah melakukan rapat pleno terbuka penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat Kabupaten Kaur Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Dalam rapat pleno yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda Kaur itu, jumlah DPT ditetapkan yakni sebanyak 90.626 pemilih, jumlah ini menyusut sebanyak 1.659 pemilih dari rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang sudah ditetapkan sebelumnya pada beberapa bulan yang lalu sebanyak 92.283 pemilih.

“Penyebabnya lantaran banyak pemilih yang tidak memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) sehingga sesuai dengan PKPU maka tak bisa memberikan suara pada pemilihan nantinya,” kata Ketua KPU Kaur Sirajudin Aksa M TPd, saat memimpin rapat pleno DPT kemarin (20/8).

Dikatakan Sirat, berdasarkan penetapan DPT dari 15 kecamatan jumlah DPT Kabupaten Kaur ditetapkan sebanyak 10.360 pemilih. DPT itu rinciannya yakni laki-laki 46.368 pemilih sementara wanita 44.258 pemilih. Jumlah DPT terbanyak tetap berasal dari kecamatan Nasal 11.093 pemilih menyusul Kecamatan Kaur Selatan 10.360 pemilih menyusul terbanyak ketiga Kecamatan Maje dengan DPT 9.711 pemilih dan pemilih tersedikit Kecamatan Padang Guci Hilir 2.814 pemilih saja. “Untuk jumlah DPT ini belum final , karena masih akan ada perbaikan kembali dalam DPT Perbaikan,” terangnya.



Ditambahkannya, terkait dengan banyak berkurangnya DPT ini ditegaskan Ketua KPU hal ini terjadi lantaran banyaknya warga Kaur yang belum mengantongi KTP-e sehingga tak bisa memberikan hak pilihnya kecuali yang bersangkutan sudah melakukan perekaman data dan sudah mengantongi surat keterangan (Suket) rekaman dan print of ready record.

“Kita menghimbau kepada warga yang belum terdata sebagai pemilih, untuk dapat secepatnya menghubungi petugas Pantarlih atau PPS di desa setempat, sehingga bisa melakukan pembuatan KTP-e jangan sampai nanti saat pemilihan legislatif malah belum terdaftar sebagai pemilih,” tandasnya.(618)