DPRD Tuding Jokowi-Ahok Sembarangan Cetuskan Ide

JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta kembali melontarkan kritik kepada duet Joko Widodo dan Basuki T Purnama. Kali ini duet kepala daerah itu dinilai terlalu banyak melontarkan ide.

“Itu permasalahannya, Jokowi-Basuki sering melontarkan ide-ide di jalanan. Ketemu melontarkan ide, ketemu melontarkan ide, sehingga kesannya terasa sporadis,” kata Ketua Komisi B DPRD DKI, Selamat Nurdin di kantornya, Selasa (6/11).

Selamat mengatakan, duet yang lebih akrab dengan sebutan Jokowi-Ahok itu terlalu tergesa-gesa dalam mengemukakan ide-idenya. Padahal Jokowi-Ahok diharapkan dapat melakukan kajian dan berkonsultasi dahulu dengan anggota dewan sebelum mengemukakan idenya, terutama kepada awak media.

Menurut politisi PKS itu, kebanyakan ide Jokowi bukan berasal dari pemikiran yang matang. Tetapi hanya berdasarkan reaksi sesaat ketika melakukan kunjungan rutinnya.

“Hasil pembelajaran beliau keliling Jakarta setiap hari itu perlu diintegrasikan. Supaya solusinya berdasarkan kajian dan tidak hanya reaksional,” ujar Selamat.

Ia khawatir gaya kepemimpinan Jokowi-Ahok ini justru menimbulkan masalah. Pasalnya, ide-ide mereka bisa bertabrakan dengan program dan peraturan yang sudah ada saat ini.

Ia mencontohkan rencana pembangunan monorel yang ternyata bertabrakan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI Jakarta 2013. Padahal RTRW DKI Jakarta telah disahkan oleh DPRD DKI.

“Kalau begitu RTRW yang baru diketuk harus kita revisi lagi. Soal rusun, lingkungan dan lainnya juga begitu, jangan lontarkan ide di jalanan, tapi bahas semuanya bersama dan tertulis,” tandasnya. (dil/jpnn)