DPRD Setuju Suntik Modal Bank Bengkulu

BENGKULU, BE – DPRD Provinsi mengakui setuju dilakukannya penyuntikan modal bagi Bank Bengkulu.  Hal tersebut agar bank tersebut setara dengan bank-bank lainnya.  Penambahan modal yang dibutuhkan Bank Bengkulu mencapai Rp 1 triliun, untuk menyambut program regional Champion.
“Kami setuju dengan usulan penambahan jumlah penyertaan modal Pemerintah Provinsi di Bank Bengkulu,” kata Ketua Badan Legislasi DPRD Provinsi, Yudi Dharmawansyah, kemarin.

Menurutnya, untuk memajukan dan menyetarakan Bank Bengkulu dengan bank lain, modal inti Bank Bengkulu harus bertambah.  Penambahan modal tersebut tinggal menunggu kesanggupan pemerintah Provinsi Bengkulu.  “Kita tinggal menunggu jawaban dari pemilik modal dalam hal ini adalah Pemerintah Provinsi.  Bila Pemprov memang setuju, draf Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) ini akan kita lakukan pembahasannya menjadi Perda,” terang Budi.

Dijelaskan, untuk mencapai target program Regional Champion Bank dengan modal inti Rp 1 triliun pada tahun 2014.  Bank Bengkulu berharap ada suntikan modal sebesar Rp 100 miliar.  “Modal tersebut diberikan berjenjang selama 4 tahun. Artinya satu tahun terjadi penambahan sebesar Rp 25 miliar,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov memberikan modal kepada Bank Bengkulu pada tahun 2007 atau 2008.  Modal yang telah ditanamkan sebesar Rp 47,5 miliar. Melihat kontribusi yang diberikan Bank Bengkulu  terhadap PAD dengan perolehan dividen 20 sampai 25 persen dari jumlah modal setiap tahun. “Saya pikir akan berdampak positif bila dilakukan penambahan modal yang diajukan,” katanya. (100)