DPRD Seluma Minta Perekrutan Honorer Ditinjau

TAIS, bengkuluekspress.com –  Anggota DPRD Seluma Fraksi Nasdem Tenno Haika SSos MM mengkritisi terkait dengan pemberhentian tenaga kontrak honorer di seluruh OPD Pemkab Seluma. Menurutnya, pemberhentian tenaga kontrak ini haruslah dengan pertimbangan dan asas kemanusiaan. Karena, ada yang memang diberhentikan padahal sudah bekerja lebih dari lima tahun.

“Soal pemberhentian tenaga honor di masing-masing OPD saya minta Plt Sekda untuk memanggil kadis dan meninjau ulang perekrutan tenaga baru. Sebab para honor yg di berhentikan itu rata-rata mengabdi sudah lebih dari 5 tahun bahkan ada yang sudah 10 tahun,” Tegasnya.

Menurutnya, jika pun mereka diberhentikan, haruslah dengan alasan yang jelas. Misalnya, karena tidak bekerja maksimal atau memang karena jarang masuk Kantor. Sehingga, tenaga kontrak yang dirumahkan, tidak merasa dirugikan.

“Kasihan mereka sudah mengabdi lama di berhentikan begitu saja dan lebih miris lagi. Kalau lah yang di berhentikan itu memang malas atau tidak mampu ini bukan persoalan. Mereka itu sangat butuh pekerjaan karena banyak dari mereka itu dari keluarga yang tidak mampu bahkan anak yatim. Kemana hati nurani kita. kalaulah kita menzolimi mereka,” ucap Tenno.

Disampaikannya bahwa, jika perekrutan tenaga kontrak dikaitkan dengan Pilkada, maka hal itu sangat tidak baik. Artinya ada dendam politik antara tim. Karena tidak mungkin bupati mengurusi persoalan tenaga kontrak.

“Saya mengingatkan kepada penjabat Sekda selaku pimpinan ASN untuk segera meninjau ulang keputusan yang diambil para Kadis. Kalau mau menambah tenaga honor ya silakan saja. Kalau kekurangan anggaran, di APBD Perubahan silahkan di masukan,” jelasnya.

Dikatakannya bahwa, dia merasa kecewa jika memang tidak dilakukan evaluasi perekrutan tenaga kontrak. Karena, banyak tenaga kontrak yang rajin yang harus dipertahankan.

Kepada BE, Salah seorang tenaga honor di Disdukcapil yang enggan namanya di tulis menyesalkan sikap kepala dinas yang memberhentikannya bekerja. Pasalnya, dirinya sudah 7 tahun bekerja di Disdukcapil. Kenapa di tahun 2021 ini di berhentikan sebagai tenaga kontrak, dengan alasan anggran untuk pembayaran honor tidak ada lagi. Warga Pasar Seluma ini, sebelum di berhentikan dirinya merupakan bawahan dari Erwin Octavian yang sekarang menjadi Bupati Seluma.

“Saya juga heran kenapa saya tidak di perpanjang kontrak kerja. Padahal saya sudah 7 tahun bekerja di Disdukcapil dan menjadi bawahan Bupati Seluma saat ini. Dan pilkada kemarin saya bagian dari pendukung beliau,”lirihnya kesal.

Menurutnya, dengan pemberhentian tidak adil ini jelas membuat kecewaan tersendiri. Pasalnya, pemberhentian ini juga tidak beralasan. Ditambah lagi, dengan tenaga honor yang baru saat ini merupakan wajah baru yang titipan.

“Sebagian besar wajah baru di Disdukcapil tuh. Tapi apo boleh buat Kito Idak dipakai lagi,” keluhnya. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*