DPRD Seluma Bahas Anggaran Jamkesda

TAIS, bengkuluekspress.com – Pasca menuai protes akan Dinas Luar(DL) yang intens oleh DPRD Seluma.
Namun DPRD Seluma melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Seluma mulai melakukan pembahasan akan BPJS agar dalam APBD Perubahan bisa di pergunakan untuk pembayaran Jamkesda warga Seluma.

“Anggarannya sudah kita setujui dan catatan juga kita berikan agar penerima Jamkesda bisa jelas,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Seluma, Nofi Eriyan Andesca SSos kepada wartawan.

Ditambahkan, pendataan agar dapat melakukan pendataan kembali terhadap jumlah total peserta, agar jumlah anggaran yang dikeluarkan pemerintah bisa rinci dan tepat sasaran.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPJS agar bisa menyelesaikan permasalahan seperti kartu peserta yang ganda, yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pusat dapat dari pemda (Jamkesda) dapat. Ada juga yang sudah meninggal dunia kartunya masih aktif, dan tetap dibayar APBD,” jelasnya.

Persetujuan anggaran akan dilakukan oleh DPRD, dengan catatan yang menurut Nofi harus segera dilakukan.

“Kami akan menyetujui itu dengan catatan BPJS bisa merapikan data dan memberikan pelayanan, jangan lagi ada masyarakat yang mau berobat kartunya ternyata tidak aktif” jelasnya.

Adapun sebelumnya Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Seluma, Ricco Hanggara Amd menyatakan, sebanyak 11.636 peserta Jamkesda sudah nonaktif per 1 Agustus 2020 kemarin. Ini karena tidak adanya lagi anggaran dari Pemkab Seluma untuk membayar iuran sebesar Rp. 25.500 perbulan perorang.

“Otomatis untuk Agustus-September 2020 sudah nonaktif, kalau tidak disetujui anggarannya di APBD-P kemungkinan dari Oktober sampai akhir tahun juga akan nonaktif,” jelasnya. (jef)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*