DPRD Pelajari Proposal Besel

KOTA MANNA, BE – Janji Panitia Pemekaran Kabupatan (PPK) Besemah Selatan untuk menyampaikan proposal pemekaran Besel ke DPRD BS kemarin terbukti. Sekitar pukul 12.05 WIB, sekitar 20 orang warga Kaur dengan menggunakan 4 unit kendaraan roda empat tiba di DPRD BS. Propasal itu kemudian diserahkan Ketua PPK Besel Arbin Wamit SSos didampingi Sekretaris PPK Kasirwan SPd kepada Ketua DPRD BS Susman Hadi SP MM didampingi Wakil Ketua I Gustian Armadi, Wakil Ketua II Drs Gunadi Yunir MM dan anggota DPRD lainnya. Usai menerima proposal tersebut, Susman berjanji akan mempelajari dahulu proposal tersebut sebelum menerima atau menolak rencana PPK Besel mengambil 2 kecamatan –Kedurang dan Kedurang Ilir– di wilayah Kabupaten BS. “Proposal pemekaran Besel sudah kami terima, kemudian akan kami pelajari,” katanya. Dikatakannya, dengan adanya proposal pemekaran yang sudah diajukan oleh PPK Besel kemarin, maka pihaknya akan meneliti proposal tersebut, setelah itu akan bermusyawarah dengan sesama anggota dewan. Baru kemudian mengundang PPK untuk membicarakan rencana pemekaran tersebut.
“Kalau perlu,kami akan adakan dialog dengan PPK dan masyarakat Kedurang mengenai keinginannya yang ingin lepas dari Kabupaten BS,” terangnya. Sementara Ketua PPK Besel Arben Wamit mengatakan Besel ini akan mengambil 8 kecamatan di Kabupaten kaur dan 2 kecamatan dari BS. Ini dilakukan karena keinginan warga untuk membentuk kabupaten baru.”Tujuan kami agar DPRD BS dapat mendukung pembentukan kabupaten Besel dan menyetujui wilayah Kecamatan Kedurang dan Kedurang Ilir masuk dalam kabupaten Besel,” ucapnya usai memberikan proposal besel kemarin. Sementara angggota DPRD Pagar Alam (Sumsel) yang kebetulan sedang berkunjung ke DPRD BS kemarin juga memberikan dukungan secara moril kepada PPK Besel. Untuk itu mereka berharap agar PPK terus berjuang demi terwujudnya kabupaten Besemah Selatan.”Kami mendukung secara moril semoga perjuangan PPK berhasil,” ucap Ruslan Abdul Gani selaku ketua DPRD Kota Pagar Alam mewakili ke 6 anggotanya kemarin. Ditempat yang sama Kapolres BS AKBP Yohanes Hernowo SIK MH menurunkan puluhan pasukannya guna mengamankan penyampaian proposal tersebut. Dikatakannya hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi adanya tindakan yang tidak diinginkan terjadi saat penyerahan proposal tersebut berlangsung. Dari pantauan BE tidak kurang dari 50 orang polisi baik itu berpakaian dinas lengkap dan pakaian bebas diterjunkan di sekitar DPRD BS. Mereka selalu siaga sehingga penyerahan proposal tersebut berjalan lancar dan tidak ada hambatan.”Kami hanya menjaga situasi agar tetap kondusif, sehingga jika ada hal-hal yang tidak dinginkan terjadi, maka pasukan dapat segera mengatasinya,” terangnya.(369)