DPRD Minta GOR Dikelolah Pihak Ketiga

KEPAHIANG, BE – Belum adanya realisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang disumbangkan dari bangunan gedung olahraga (GOR) di Kepahiang saat ini membuat anggota dewan gerah. Pasalnya pihak dewan melalui banggar DPRD Kepahiang selalu diminta untuk mengganggarkan dana untuk rehat GOR tersebut semantara itu realisasi PAD yang didapatkan tidak ada sama sekali.

Hal ini seperti disampaikan anggota Banggar DPRD Kepahiang, Edwar Samsi SIP MM. Menurutnya, Pemkab Kepahiang kembali meminta anggaran sebesar Rp 23 juta untuk rehat GOR tersebut, tetapi anggaran tersebut tidak disetujui dalam pembahasan APBD-P.

“Kita selalu diminta menganggarkan perbaikannya sementara itu sampai dengan saat ini sama sekali tidak PAD yang dihasilkan, bahkan kondisinya juga tidak terurus,” ujar Edwar kepada BE.

Menurutnya, solusi yang ada saat ini keberadaan GOR tersebut harus diberikan pengelolahannya kepada pihak ketiga. Hal ini agarĀ  dalam segi penggangaran daerah tidak dibebankan lagi sementara itu disatu sisi daerah mendapatkan PAD yang nyata dari keberadaan GOR ini.

“Kalau tidak bisa menghasilkan PAD kita minta GOR dikelola pihak ketiga saja karena saat ini saja perbaikannya membebankan daerah,” kata Edwar.

Dikatakannya, sudah saja ada yang menyatakan kesanggupannya untuk mengelolah GOR tersebut. Bahkan tidak tanggung-tanggung PAD yang bisa dihasilkan mencapai Rp 20 juta dalam setahunnya. “Ketua Komisi II Zainal mau mengelola GOR tersebut jika dipihakketigakan pengelolaanya, bahkan dia mampu memberikan PAD hingga Rp 20 juta bagi daerah Kepahiang ini,” jelasnya.(505)