DPRD Kota Bengkulu Setujui Anggaran Rp 4,6 M untuk Beasiswa Pelajar

Foto Ariyono Gumay

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) yang sudah disetujui dewan, tak ada mata anggaran untuk pembagian seragam seperti yang direncanakan pemerintah kota beberapa bulan lalu. Namun, dana DID dari hasil menang lomba inovasi daerah lalu senilai Rp 3 miliar dimasukkan untuk beasiswa pelajar yang terdampak covid-19.

Ditambah lagi, anggaran beasiswa yang memang dianggarkan Rp 1,7 miliiar yang digabungkan dengan dana Rp 3 miliar tersebut hingga total Rp 4,6 miliar lebih dikhususkan untuk beasiswa pelajar SD dan SMP se Kota Bengkulu dengan klasifikasi yang terdampak covid-19, miskin dan rentan miskin. Untuk mekanisme pembagiannya, bakal dibagikan dinas terkait yakni Dinas Pendidikan.

“Kita sudah rapat paripurna internal menyepakati apa yang sudah dibahas Banggar dan TAPD. Untuk pembagian seragam seperti yang dikatakan pemkot sebelumnya itu tidak ada mata anggarannya. Kesepakatan yang ada dari Banggar dan TAPD ada kesepakatan untuk masyarakat yang terdampak covid-19 dibantu dalam sisi pendidikan. Maka kita sepakat menaikan dana beasiswa, yang awalnya Rp 1,7 miliar ditambah Rp 2,9 miliar, jadi ada sekitar Rp 4,6 miliar,” jelas Ariyono Gumay, salah satu anggota Banggar DPRD Kota Bengkulu, Selasa (29/09).

Untuk mekanismenya, Ariyono menjelaskan, penyaluran beasiswa nantinya bakal ditransfer ke rekening wali murid yang dikoordinir oleh Dinas Pendidikan. Dengan begitu, wali murid bebas untuk membelanjakan apakah untuk membeli baju, atau keperluan sekolah lainnya.

“Nanti dana yang diberikan oleh pemkot ini bisa diolah oleh wali murid apakah anaknya butuh sepatu, baju atau keperluan sekolah lainnya. Kita harap nanti jangan sampai ada anak yang putus sekolah dengan alasan terkendala biaya,” tutup Ariyono. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*