DPO Polres Muba Diringkus

penipuan-01
Foto : IST

BINTUHAN,Bengkulu Ekspress– Pelarian pelaku pengelapan atau penipuan bernisial NO (36), warga Desa Talang Padang Kecamatan Kinal Kabupaten Kaur, yang masuk target Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan, berakhir ditangan Tim Buser Polres Kaur. NO diringkus Buser Polres Kaur dan Polres Muba di rumahnya.

“Disini kita hanya Backup Polres Muba saja, karena pelaku ini warga Kaur mereka minta tolong ketika untuk mengamankan pelaku pengelapan ini,” kata Kapolres Kaur AKBP Sisman Adi Pranoto SH SIK melalui KBO Reskrim IPDA Supardi, kemarin (3/9).

Dikatakannya, pelaku diamankan dirumahnya di desa Talang Padan tanpa perlawanan, Minggu (2/9) sekitar pukul 16.30 WIB. Tertangkapnya NO yang sehari-hari bekerja pedagang ini atas laporan dari Polres Muba, bahwa NO merupakan DPO pengelapan mobil Polres Muba.

Dimana pada bulan Juli 2018 lalu pelaku melakukan tidak pidana penipuan terhadap Sulviana (43), warga Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba, dimana pada saat itu pelaku meminjam uang terhadap korban sebesar Rp 20 juta dengan jaminan 1 unit mobil carry.

Setelah beberapa minggu kemudian pelaku kembali mendatangi korban dengan maksud ingin meminjam mobil miliknya itu dengan alasan jika mobil itu digunakan untuk membawa barang milik pelaku pindah kontrakan dengan janji mobil itu akan dikembalikan, namun ternyata mobil tidak kembalikan dan uang korban juga belum di kembalikan. Selanjutnya korban melaporkan pelaku ke Polres Muba.



Setelah itu Polres Muba melakukan penyelidikan dan Polisi mencuim keberadaan pelaku ada di kampung halamannya, lalu anggota Polres Muba dibantu Polres Kaur berangkat dan mengamankan pelaku.

Setelah pelaku diamankan dan pengembangan sekitar pukul 17.00 WIB di pabrik PT CBS Kecamatan Tanjung Kemuning ditemukan satu unit mobil Carry Napol BD 9951 W yang digelapkan pelaku. Oleh anggota pelaku bersama barang bukti mobil itu lansung diamankan untuk proses selanjutnya.

“Untuk pelaku sudah kita limpahkan ke Polres Muba, karena kasus pengelapan ini berada di wilayah Muba meskipun warganya asli Kaur,” jelasnya.(618)