DPMD Benteng Dorong Pembentukan Desa Digital

Kepala DPMD Benteng, Drs Tomi Marisi MSi

BENTENG,bengkuluekspress.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bengkulu Tengah (Benteng) mendorong agar seluruh desa di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menjadi desa digital. Sehingga, seluruh masyarakat bisa mendapatkan informasi dengan mudah, cepat dan akurat.
Kepala DPMD Benteng, Drs Tomi Marisi MSI mengatakan, pihaknya selalu menyampaikan kepada Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa mengenai desa digital. Pemerintah Desa (Pemdes) bisa menfasilitasi penyediaan jaringan atau koneksi internet di desa masing-masing.
“Dana desa (DD) bisa saja digunakan untuk mendukung pembentukan desa digital. Seperti pemasangan jaringan internet di kantor desa dan bisa diakses oleh semua masyarakat,” kata Tomi.

Bila perlu, tambahnya, Pemdes bisa saja menjalin kerjasama dengan pihak ketiga yang berkompeten dalam hal memasang tower penguat jaringan.
“Jika memang anggaran yang diperlukan cukup besar. Boleh saja jika beberapa desa bekerjasama untuk memasang penguat jaringan untuk dapat digunakan secara bersama-sama,” tambahnya.

Selain memudahkan masyarakat dalam mencari informasi, penyediaan jaringan internet di desa sangat diperlukan bagi perangkat desa dalam hal menyampaikan laporan tentang penggunaan dana desa dan alokasi dana desa (ADD).
“Bahkan, usulan tentang hasil musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes) juga harus disampaikan secara online agar terkoneksi dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Pusat,” ulasnya.

Lebih lanjut, Tomi menuturkan, desa digital merupakan salah satu item atau prioritas utama penggunaan dana desa. Selain itu, DD juga diprioritaskan untuk kegiatan lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Diantaranya, 8 persen dialokasikan untuk kegiatan penunjang penanganan Covid-19 dan penganggaran bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga kurang mampu yang terkena dampak pandemi Covid-19. Yaitu, sebesar Rp 300 ribu perbulan selama 12 bulan.(135)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*