Dol Bengkulu Pecahkan Muri

REKOR MURI: 500 pemain dol Bengkulu mengikuti penabuhan alat musik dol terbanyak dan memecahkan rekor muri dalam rangka HUT Provinsi Bengkulu ke-49 di tepi Pantai Panjang, Kamis (16/11).
REKOR MURI: 500 pemain dol Bengkulu mengikuti penabuhan alat musik dol terbanyak dan memecahkan rekor muri dalam rangka HUT Provinsi Bengkulu ke-49 di tepi Pantai Panjang, Kamis (16/11).

Bengkulu Expo Ajang Promosi Produk Unggulan

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Musik Dol Bengkulu, akhirnya memecahkan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Pemecahaan rekor muri itu dilakukan oleh 500 penabuh dol didepan Pantai Panjang Bengkulu. Semua penambuh tampak bersemangat untuk menabahkan musik yang terbuat dari batang kelapa dan kulit sapi tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA mengatakan, penambuhaan dol dengan memecahkan rekor MURI itu sebagai bentuk pengenalan musik dol di Indonesia.

“Musik dol ini patut kita jaga dan terus kita lestarikan,” ujar Rohidin saat menyaksaikan penabuhaan musik dol pemecah rekor MURI di Pantai Panjang Bengkulu, kemarin (16/11).

Dijelaskan Rohidin, rekor MURI yang diberikan memang sudah patut untuk diberikan. Sebab musik dol ini sudah menjadi musik tradisional yang banyak dikenal oleh Indonesia bahkan luar negeri. Tak heran, musik dol sering kali masuk dalam ajang pentes acara nasional maupun kenegaraan. Seperti penyambutan Raja Salman ke Indonesia saat di Istanah Negara, acara HUT RI 17 Agustus acara Asta Honda di Jakarta dan acara besar lainnya. “Keseniaan dol ini luar biasa. Karena dol tidak hanya tampil di Bengkulu tapi secara nasional,” paparnya.

muriTidak hanya itu, Musik Dol juga sudah dikontrak oleh Kota Surakarta Provinsi Jawa Tengah untuk ditampilkan setiap Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Surakarta. Tentu hal ini membuat potensi musik dol lebih memiliki nilai seni yang tinggi dan patut untuk di banggakan oleh masyarakat Bengkulu.

“Surakarta sudah masukan kontrak, jadi setiap HUT, musik dol harus ditampilkan. Ini luar biasa,” tambah Rohidin.

Pelestarian musik ini harus terus dikembangkan. Semua masyarakat harus ikut terlibat dalam upaya pelestarian. Dengan demikian, potensi musik budaya ini akan mendongkrak dan lebih menggenalkan Bengkulu ditingkat nasional. Secara tidak langsung potensi wisata juga akan ikut berkembang dan ekonomi masyarakat akan ikut maju. “Pengembangan-pengembangan ini yang harus kita lakukan. Jadi mari kita lestarikan musik dol. Kita gunakan disemua acara yang ada di Bengkulu, kita kenalkan dari kita terlebih dahulu. Saya yakin, musik dol ini akan terus menjadi kebanggaan Provinsi Bengkulu,” pungkasnya.

Bengkulu Expo Resmi Dibuka

Sementara itu, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi ke-49 sekaligus penutupan tahun 2017, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menggelar Ben

gkulu Expo 2017. Kegiatan besar itu sukses dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah MMA bersama Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga, Suhanto. Dalam Bengkulu Expo itu, diramaikan dengan 141 stand untuk pameran produk unggulan maupun peluang investasi. Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga, Suhanto mengatakan, langkah ini dilakukan tidak lain untuk menggali dan memperkenalkan potensi produk masyarakat yang patut untuk diunggulkan dan memiliki nilai jual yang baik.

rohidin

“Langkah yang dibuat Bengkulu ini sudah sejalan dengan program kami di pemerintah pusat. Karena produk unggulan itu perlu untuk dikenalkan,” terang Suhanto dalam sambutan pembukaan Bengkulu Expo 2017 dan Festival Pesisir Pantai Panjang, di lapangan Sport Center Pantai Panjang, kemarin (16/11).
Dijelaskanya, masyarakat memang terus digenjot untuk menciptakan produk yang bernilai jual. Tugas pemerintah mendorong produk tersebut menjadi produk unggulan. Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberikan kesempatan untuk daerah menyodorkan produk unggulan, khususnya untuk Bengkulu. Pembuatan produk tersebut nantinya akan dilatih untuk membuat produk yang bernilai ekspor.

“Bengkulu ini banyak potensi produk yang bisa diekspor. Silakan dipilih, berikan kepada kami untuk latih, bagimana produk ini dapat diekspor,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan, tidak bisa di pungkiri, potensi Bengkulu ini sangat banyak sekali dibanding dengan provinsi lain di Indonesia. Dengan pemanfaatan potensi tersebut maka akan mampu menggerakkan ekonomi Bengkulu. “Kita dikarunia masyarakat harmoni dan kaya akan budaya, termasuk potensi lain didalamnya. Modal inilah, untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Rohidin.

Rohidin menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan tetap fokus pengembangan potensi daerah. Tidak hanya pengembangan potensi produk unggulan dalam bentuk makanan maupun lainnya, tapi dalam sisi nilai sejarah juga akan fokus dikembangkan. Salah satunya akan mengenalkan Bengkulu melalui film layar lebar sosok Fatmawati bersama Soekarno di Bengkulu. “Film layar lebar ini sudah mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kita tayangkan,” paparnya.

Bengkulu Expo yang diadakan dari tanggal 16-20 November itu, menampilan pameran produk unggulan, peluangan investasi dan pariwisata, kerajinan dan industri, musik dol, surf competion, volly pantai, marathon 10K dan adventure trail. Rohidin juga menegaskan, Bengkulu juga memiliki batik besurek, dol Bengkulu, makan pedap dan kreasi unik lainnya. Untuk itu dibutuhkan pengenalan kepada semua orang. Dengan banyak dikenal, maka produk tersebut akan mudah untuk dipasarkan.

“Kita mulai dari kita sendiri untuk menggunakannya. Kita itu bagus, orang akan bertanya dan akan menurunya. Hal kecil seperti ini perlu kita mulai dari saat ini,” tutup Rohidin. (151)