Dokter Internship, Kejar Insentif

Doni/Bengkulu Ekspress HEARING: 18 Dokter Internship bersama plt Kadis Kesehatan Saprialis Gani dan Dirut RSUD Kepahiang dr Feby Nursanda serta kepala Puskesmas Pasar Kepahiang hearing bersama Komisi I, terkait anggaran insentif.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 18 orang dokter muda program internship atau pengabdian bidang profesi dokter dari Kementrian RI mendatangi Komisi I DPRD Kabupaten Kepahiang, Selasa (26/2). Kedatangan para dokter muda yang bertugas di RSUD Kepahiang dan Puskesmas Pasar Kepahiang tersebut untuk mendapatkan kejelasan mengenai anggaran insentif dalam menjalani tugas di Kabupaten Kepahiang.

Perwakilan dokter internship, dr Reci Mardatilah mengatakan, kedatangan mereka di Kabupaten Kepahiang karena memang memilih untuk mengabdi di Bumi Sehasen. Selama melaksanakan tugas 12 bulan di RSUD Kepahaing dan Puskesmas Pasar Kepahiang mereka membutuh sarana dan prasarana seperti tempat tinggal hingga kendaraan dinas menuju tempat pengabdian.



“Kalau saya kebetulan memang asli dari Kabupaten Kepahiang, saya tinggal di Kecamatan Ujan Mas. Namun di sini rekan-rekan saya berasal dari berbagai daerah. Tentunya dalam menjalankan tugas kami butuh tempat tinggal dan serta sarana untuk menuju tempat berdinas,” ujarnya.

Sehingga mereka mengharapkan adanya anggaran insentif yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahaing sebagaiamana daerah-daerah lain yang juga memberikan dana insentif untuk para dokter pengabdian.
“Kalau dari RSUD kami sudah menerima insentif, seperti yang dijelaskan Dirut RSUD Kepahiang tadi,” ujar Rica.
Sementara Plt Dirut RSUD Kepahiang, dr Feby Nursanda mengatakan, managemen RSUD Kepahiang sesuai dengan kemampuan keuangan sudah memberikan gaji insentif bagi para dokter internship yang melaksanakan tugas di rumah sakit sebesar Rp 500.000 perbulannya.

“Kalau kita untuk yang bertugasnya di RSUD Kepahiang sudah kita berikan insentifnya sebesar Rp 500.000 perbulannya, tentunya anggaran itu kita sesuaikan dengan kemampuan. Jika penghasilan besar maka baginya juga besar dan sebaliknya,” ungkap Feby.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang, Saprialis Gani SKm menjelaskan yang hadir bersama para dokter internship hanya tertawa saat ditanya soal kendatangan para dokter guna mengetahui kejelasan bayaran insentif daerah.  “Sebenarnya anggaran sudah ada, tetapi kurang. Maka kita minta bisa dianggarkan lagi,” kata Saprialis Gani.  Dalam hearing tersebut, turut hadir Asisten I Pemkab Kepahiang, Plt Dirut RSUD Kepahiang, Plt Kadis Kesehatan, dan Kepala Puskesmas Pasar Kepahiang. (320)