DKP Bentuk 4 KWT

petani_ug4yk9
Foto : IST

CURUP, Bengkulu Ekspress– Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Rejang Lebong terus mendorong masyarakat untuk menciptakan ketahanan pangan keluarga. Salah satu upaya tersebut dengan membentuk Kelompok Wanita Tani. Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Rejang Lebong, Solahudin SP didampingi Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan, Syapril Johan, SP, MM hingga saat ini sudah ada 4 KWT yang dibentuk oleh DKP Rejang Lebong.

“Hingga saat ini sudah ada 4 KWT yang kita bentuk di Rejang Lebong ini,” sampai Solahudin saat dikonfirmasi Rabu (25/7) kemarin.

Menurut Solahudin, 4 KWT yang telah dibentuk oleh DKP Rejang Lebong ada di Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan. Kemudian di Desa Suka Datang dan Seguring Kecamatan Curup Utara serta di Desa Kampung Delima Kecamatan Curup Timur.
Pembentukan kelompok wanita tani ini sendiri, menurut Solahudin merupakan bagian dari program pemanfaatan pekarangan dalam upaya ketahanan pangan ditingkat keluarga. Dimana menurutnya dalam satu kelompok sendiri beranggotakan sebanyak 30 ibu rumah tangga.

“Program KWT ini sendiri merupakan program pusat, dan kita mendapatkan jatah 4 KWT dari total 50 KWT di 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu,” terangnya.

Dalam melaksanakan program ini, keempat KWT tersebut mendapat suplai dana dari pemerintah pusat. Dimana dana tersebut mereka gunakan untuk sejumlah kegiatan mulai dari membuat kebun bibit desa, membangun demplot sayuran dengan media tanam polibag yang disusun dalam satu rak. Selain itu setiap kelompok akan mendapatkan bantuan bibit ayam kampung. “Untuk bibit ayam kampung sendiri, satu orang anggota kelompok akan mendapatkan 8 ekor ayam dengan rincian satu ekor jantan dan 7 ekor betina,” terang Solahudin.



Meskipun KWT di Rejang Lebong sendiri sudah berdiri, namun untuk pembagian bibit ayam kampung sendiri, menurut Solahudin baru akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Di sisi lain, untuk memperluas jaringan program pemanfaatan pekarangan tersebut, Solahudin mengaku tahun ini pihaknya tengah menyusun program untuk pengajuan 6 KWT yang akan mereka usulkan dalam APBD Kabupaten Rejang Lebong tahun 2019 mendatang. “Kita berharap seluruh masyarakat kita bisa memanfaatkan pekarangan mereka untuk menanam sayuran, sehingga bisa menekan pengeluaran keluarga dan guna memberikan ketahanan pangan bagi keluarga,” harap Solahudin.(251)