Ditikam Satpam, Petani Kritis

tikam-pisau-large
Foto : IST

SUKARAJA, Bengkulu Ekspress – Perkelahian antara seorang petani dengan seorang petugas keamanan terjadi di Desa Sukaraja, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, kemarin (19/8/2018). Petani bernama Mukhtar Hasan (47), warga RT 01 Sukaraja, bersimbah darah dan kritis di RSUD M Yunus.

Setelah ditikam lawannya saat perkelahian berlangsung Bilfatra (24), Warga Rt 01 Sukaraja, petugas keamanan di salah satu SMP di Kabupaten Seluma.

Data berhasil dihimpun, hingga berita ini diturunkan korban masih belum sadarkan diri setelah mengalami lima luka tusukan senjata tajam pada bagian dada sebelah kanan, bahu kiri dua tusuk, serta bahu kanan sebanyak dua tusukan.  Duel antara korban dan pelaku itu berlangsung saat dilakukannya rangkaian kegiatan HUT RI berupa hiburan tunggal di Kecamatan Sukaraja. Berawal dari, Nasri menegur korban agar menyudahi acara organ tunggal tersebut.



Mengingat waktu sudah menunjukkan pukul 01.30 WIB, sudah larut malam. Hanya saja, korban belum mau menghentikan acara tersebut. Alhasil, korban pun terlibat cekcok mulut dengan Nasri. Saat cekcok mult terjadi di teras rumah Nasri. Datanglah pelaku dan langsung menusuk korban sebanyak 5 kali menggunakan senjata tajam. Seketika korban berteriak minta tolong dan kesakitan. Suasana orgen langsung terhenti dengan suara teriakan korban yang terkena tikam oleh pelaku.

Mengetahui akan hal tersebut, warga dan saksi langsung melarikan korban ke Polsek terdekat guna pengobatan alternatif. Hanya saja, karena luka tikam cukup banyak dan kawatir akan kehabisan darah korbanpun langsung di bawa ke RSUD M Yunus guna diberikan pertolongan.

“Saat ini korban sudah mendapatkan perawatan intensif di RSUD M Yunus dan pelaku juga sudah diamankan,” tegas Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmad Mestika SIK melalui Kapolsek Sukaraja, Iptu Perdana Mahardika SIK kepada Bengkulu Ekspress.

Penyidik kepolisian setelah kejadian langsung mengamankan dan meringkus pelaku yang diduga dalam kondisi mabuk. Tetermasuk juga sejumlah warga lainnya. Saat dilakukan pemeriksaan pelaku mengakui perbuatan telah menusuk korban.  Jajaran kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi atas kejadian sedikitnya dua saksi sudah dimintai keteranggannya.

“Dari keterangan saksi yang sudha dimintai keterangan jelas bahwa korban ditikam oleh Security SMPN tersebut dan sekarang sudah diamankan guna mempertangung jawabkan perbuatannya,”sampainya singkat.(333)