Ditemukan Positif Covid-19 di Pasar Panorama, Polda Bengkulu Fasilitasi Rapid Tes Massal

FOTO IST/BE – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. Teguh Sarwono, M.Si., didampingi Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol. dr.I.G.A.A Diah Yamini D. Dan Dinas Kesehatan saat meninjau langsung pelaksanaan rapid tes massal di Pasar Panorama.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dengan dirilisnya konfirmasi positif Covid-19 yang pertama ditemukan di Pasar Panorama Kota Bengkulu, yakni kasus nomor 101 yang merupakan perempuan berusia 48 tahun membuat Polda Bengkulu langsung merespon dan memberikan pelayananan berupa fasilitas rapid tes massal secara gratis bagi para pedagang dan warga sekitar.

Pelaksanaan rapid tes massal tersebut dilakukan bersama dengan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu. Dihadiri secara langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. Teguh Sarwono, M.Si., didampingi Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol. dr.I.G.A.A Diah Yamini D.

”Hari ini kita adakan rapid tes massal, untuk meningkatkan imunitas kita berikan vitamin kepada pedagang sebagai peran Polri hadir ditengah masyarakat dalam peringatan hari Bhayangkara ke–74 tahun 2020,” ujar Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono, Rabu (24/6).

Dalam pelaksanaannya, team dibagi menjadi 5 tim yang memeriksa sebanyak 300 orang pedagang yang berada di Pasar Panorama Kota Bengkulu dengan masing – masing team terdiri dari 20 orang gabungan dari personel Dokkes Polda Bengkulu dan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu serta personel Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol. dr.I.G.A.A Diah Yamini D mengatakan, apabila ditemukannya pedagang atau masyarakat yang hasil rapid tesnya reaktif maka akan dilakukan pengambilan sampel swab di tempat dan hasilnya bisa langsung diketahui.

“Kita juga fasilitasi swab di tempat bila mana ada yang hasilnya reaktif saat ini ditemukan 8 orang pedagang yang hasil rapid tesnya reaktif sehingga dianjurkan untuk melakukan isolasi di RSUD M. Yunus, RSHD Kota Bengkulu,” ujar Diah.

Dilanjutkan Diah, bahwa pelaksanaan rapid tes massal ini hanya berlangsung selama satu hari saja yakni pada tanggal 24 Juni 2020. “Kegiatan ini hanya sehari, dan ini dilaksanakan serentak seluruh Indonesia dan target kita hari ini adalah 300 orang,” tutupnya. (CW1)