Ditemani Ibu, Makan dengan Lele Goreng

Sahur Bersama Wakil Gubernur

IMG_5544Ramadhan 1434 H kali ini sangat istimewa bagi Wakil Gubernur Sultan Bakhtiar Najamudin.  Karena, dia menjalankan ibadah dengan status wakil gubernur, setelah 6 hari lalu resmi dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.  Bagaimana suasana sahur di Rumah Dinas Wakil Gubernur ditemani ibu, kakak dan anak-anak yatim dari Yayasan Nurani Najamudin?  Berikut laporannya:

===========================================================
IYUD DWI MURSITO
Kota Bengkulu
============================================================

WARTAWAN  berkesempatan melakukan sahur perdana bersama Wakil Gubernur Sultan B Najamudin. Sahur dilakukan di rumah dinas Jalan P Natadirja Km 6,5. Ketika memasuki  halaman Rumdin Wagub pukul 03.30 WIB, sebuah musala kecil sudah diramaikan oleh sejumlah anak-anak yatim dari Yayasan Nurani Najamudin untuk menunggu sahur.  Sedangkan hidangan makan sahur juga sudah tersedia di atas meja berdekatan dengan dapur. Tak lama, sosok muda keluar dari ruang tengah Wagub. Dia adalah Sultan Bakhtiar Najamudin, yang mengenakan gamis putih dan peci hitam. Menyalami sejumlah wartawan yang sudah menunggu di ruang tamu.  Dia mengatakan, baru saja tidur pukul 02.00 WIB, karena mendapat tamu antara lain Walikota H Helmi Hasan dan Kapolres AKBP Bagus Iksantyo, serta ulama dari Arab Saudi.  Kemudian Sultan mengawali mengambil makan sahur dilanjutkan anak-anak yatim dan pegawai Rumdin.  Menu yang tersedia adalah rendang daging, ayam goreng, sambal terong, sayur asam, lele goreng dan sambel, serta lalapan pucuk ubi.  Sultan mengaku tidak pernah pilih-pilih makanan. Apa yang disediakan, makanan itulah yang dia santap.   Berbeda saat di Jakarta, dia sering berpindah-pindah tempat untuk urusan makan.
“Saya sebenarnya suka makanan kampung, tidak suka mengajukan permintaan macem-macem,” ujarnya. Namun, dia sebenarnya sedikit menghindari makanan yang berlemak. “Meski begitu, saya tidak ada pantangan,” katanya.
Sebagai seorang lajang, keberadaan ibu kandungnya dan anak yatim merupakan teman yang sangat istimewa baginya. Ramadhan kali ini Sultan sangat bahagia, karena ibu kandungnya itu dalam kondisi sehat, dan ikut bermakan sahur dengannya.  “Dengan ibadah Ramadhan kali ini, mudah mudahan menjadikan pribadi kita makin baik, membersihkan niat kita, mejalankan ibadah puasa dengn biak. Sengaja saya saur bersama anak yatim dan ibu, beliau Alhamdulillah, berkat kebaikan Tuhan ibu diberikan kesehatan, dan itu perlu kita syukuri,” kata Sultan.
Disela-sela sahur, sambil meneguk teh hangat Sultan selalu mencurahkan ide-idenya untuk membangun Bengkulu. Dia ingin Bengkulu tertata rapi dan dikenal secara nasional. Selain itu, dia juga sedikit menceritakan sejarah  keluarga. Dimana, ayahnya merupakan Ketua Presidium Pembentukan Provinsi Bengkulu ST Yacoeb Bakhtiar. Sehingga, ketika Agusrin M Najamudin, dan dia menjadi Wagub diyakini bukan sebuah kebetulan. Tetapi, karena hasil dan tidak lepas dari keberadaan orang tuanya dulu. Setelah waktu imsak tiba, kemudian dilanjutkan Salat Subuh berjamaah. Usai salat Subuh, Sultan menyempatkan waktu berdialog dengan anak-anak yatim Yayasan Nurani Najamudin. Hingga sang fajar terbit, Sultan bersiap-siap untuk bekerja melaksanakan tugas sebagai wakil gubernur. (**)